Empat Kesuksesan Asian Games 2018 dari Kacamata Anggota DPR

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota DPR komisi X mendengarkan penjelasan tentang fasilitas terbaru dari komple Gelora Bung Karno Jakarta, 24 Januari 2018. Dalam kunjungannya sejumlah Anggota Komisi X melihat fasiitas terbaru Stadion Utama Bung Karno, Venue Aquatic, Venue Bulu tangkis  dan Panahan untuk menyambut Asian Games 2019. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah anggota DPR komisi X mendengarkan penjelasan tentang fasilitas terbaru dari komple Gelora Bung Karno Jakarta, 24 Januari 2018. Dalam kunjungannya sejumlah Anggota Komisi X melihat fasiitas terbaru Stadion Utama Bung Karno, Venue Aquatic, Venue Bulu tangkis dan Panahan untuk menyambut Asian Games 2019. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) fraksi PDIP Esti Wijayati mengatakan empat faktor yang menjamin suksesnya Asian Games 2018.

    “Penyelenggaraan, administrasi, prestasi, dan sukses dalam peningkatan ekonomi,” kata dia saat acara kunjungan Komisi X DPR RI ke Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 24 Januari 2018.

    Esti mengatakan, konsentrasi dari Komisi X DPR RI adalah target prestasi dalam turnamen Asian Games 2018.  Komisi X DPR RI menargetkan kontingen Indonesia meraih peringkat ketujuh dari 45 negara yang bertanding dalam Asian Games 2018.

    Baca: Persiapan Asian Games 2018, Begini Menu Latihan Tim Hoki

    Sementara, target dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk Indonesia adalah masuk dalam peringkat 10 besar. “Masih jauh dari mimpi kami,” kata Esti.

    Target tersebut, menurut dia, jauh dari kesuksesan Indonesia pada saat menjadi tuan rumah Asian Games IV pada tahun 1962. “Padahal dulu belum semegah sekarang ini,” kata dia.

    Lebih lanjut, Esti mengatakan keterbatasan anggaran yang terjadi menyebabkan munculnya skala prioritas untuk cabang olahraga yang berpotensi medali emas.

    Selain itu, kata dia, pencairan dana bantuan untuk cabang olahraga memerlukan tahapan. “Memang ada mekanisme dan tahapan.  Tidak di bawah Kemenpora tapi Kementerian Keuangan,” ujarnya.

    Baca: Asian Games 2018: Inasgoc Minta Izin Pakai Lahan Parkir DPR

    Ia berharap, penyelesaiannya dengan mempercepat keputuasan menteri terkait pencairan dana bantuan. “Jangan kaku, cari jalan keluar yang tidak menyalahi undang-undang pengelolaan keuangan,” tuturnya.

    Terkait induk federasi olahraga yang mempunyai persoalan organisasi dengan munculnya dua kepengurusan hingga Asian Games 2018, ia berujar bahwa Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia harus segera menyelesaikannya. “Dualisme kepengurusan tidak akan menghasilkan prestasi," kata Esti.

    JENNY WIRAHADI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.