Asian Games 2018: Alex Minta Pendekar Ikut Jaga Kedamaian

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia penyelenggara SEA Games XXVI menggelar gladi bersih upacara pembukaan even olahraga terbesar Asia Tenggara di Stadion Sriwijaya, Komplek Jakabaring Sport Center, Palembang, Rabu (9/11) malam. Acara ini didukung oleh ribuan siswa-siswi SMA dan SMP dari kota Palembang yang membawakan beragam tari-tarian. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Panitia penyelenggara SEA Games XXVI menggelar gladi bersih upacara pembukaan even olahraga terbesar Asia Tenggara di Stadion Sriwijaya, Komplek Jakabaring Sport Center, Palembang, Rabu (9/11) malam. Acara ini didukung oleh ribuan siswa-siswi SMA dan SMP dari kota Palembang yang membawakan beragam tari-tarian. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, meminta sekitar seribu pendekar pencak silat di daerah itu untuk turut menjaga dan merawat kedamaian yang selama ini telah tercipta, terutama  menjelang dan selama berlangsungnya Asian Games 2018.

    Baca: Alex Noerdin Sosialisasi Asian Games 2018 Hingga ke Pelosok Desa

    Para ahli beladiri ini turut serta menjaga keamanan para tamu khususnya atlet dan ofisial. "Adalah juga tugas dari para pendekar untuk tetap menjaga kedamaian," kata Alex, Kamis, 29 Maret 2018.

    Sekitar seribu lebih anggota Forum Pencak Silat Kota Palembang mendengarkan langsung paparan Alex Noerdin terkait persiapan Asian Games 2018 pada Kamis malam itu.

    Ia pun menjelaskan mengapa Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sumsel memiliki pengalaman menyelenggarakan kejuaraan internasional dan punya fasilitas olahraga lengkap.

    Selain itu, kata Alex, Provinsi Sumsel merupakan daerah zero konflik. Hingga kini belum pernah terjadi  kerusuhan antaretnis dan kerusuhan antarumat beragama.

    Alex mengatakan pihaknya telah memiliki arena olahraga yang terletak dalam satu kawasan terpadu di Jakabaring Sport City. 

    Jakabaring pada tahun 2010 masih rawa-rawa di tengah Kota Palembang. Ketika itu Sumsel hanya punya waktu 11 bulan untuk menyulap rawa-rawa ini menjadi kota olahraga internasional untuk kebutuhan SEA Games.

    Ketua Forum Pencak Silat Kota Palembang, Jafro Sani, menjelaskan dalam acara sosialisasi Asian Games bersama Alex, ia membawa sekitar 1600 pendekar dari 25 perguruan pencak silat di Palembang.

    Baca: Ketua Kontingen Asian Games 2018 Pastikan Uang Saku Atlet Beres

    Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Alex layak didukung karena menjaga kedamaian merupakan kewajiban setiap warga termasuk para pendekar. "Dengan bangga kami siap mensukseskan Asian Games," katanya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.