Minggu, 27 Mei 2018

Asian Games 2018: Tenis Optimistis Raih Medali, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Indonesia Muhammad Althaf Dhaifullah tertunduk saat keluar lapangan setelah kalah atas pemain Filipina Alberto Lim pada partai pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis GBK, Jakarta, 3 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Petenis Indonesia Muhammad Althaf Dhaifullah tertunduk saat keluar lapangan setelah kalah atas pemain Filipina Alberto Lim pada partai pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis GBK, Jakarta, 3 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim tenis Indonesia optimistis meraih medali di Asian Games 2018 karena ajang ini digelar hanya sepekan sebelum turnamen grand slam Amerika Terbuka.

    "Kalau ditanya soal target, saya akan jawab bahwa kami menargetkan dapat medali. Tidak masalah medali emas, perak, atau perunggu. Pastinya kami ingin mendapatkan medali," kata Ketua Umum PB PELTI, Rildo Ananda Anwar, di Jakarta, Kamis 5 April 2018.

    Menurut Rildo, diperkirakan petenis-petenis top Asia akan lebih memilih untuk turun di Amerika Terbuka untuk mendapatkan poin di ATP maupun WTA, selain soal hadiah uang.

    Baca: Asian Games 2018: Angkat Besi Batal ke Jepang, Dana Diminta Lagi

    "Di kancah Asian Games, mereka tidak akan mendapatkan poin maupun hadiah apapun. jadi saya pikir para petenis top Asia akan lebih memilih turun di Amerika Terbuka. Inilah kesempatan yang harus bisa kita manfaatkan," kata Rildo lagi.

    Rildo menambahkan bahwa target realistis cabang tenis di Asian Games 2018 baru dapat diketahui setelah tahap entry by name pada Juni mendatang.

    "Dari situ kita baru akan tahu nama-nama lawan, mana yang berat dan mana yang ringan." ujar Rildo.

    Baca: Asian Games 2018: Target 10 Besar, Ini Cabang Andalan Indonesia

    Cabang tenis Asian Games 2018 akan digelar di kompleks Jakabaring, Palembang. Indonesia akan ditangani pelatih asal Belanda, Frank van Fraaijenhoven.

    Pelatnas tim tenis Asian Games 2018 dilakukan secara berjalan. Artinya para pemain akan dipilih berdasarkan penampilan mereka dalam turnamen, dan tidak dikonsentrasikan dalam pelatihan yang berjalan lama.

    "Untuk berprestasi, pemain tenis tidak hanya perlu berlatih. Lebih penting lagi adalah bertanding, karena di situ dia akan mendapatkan kepercayaan diri dalam menghadapi lawan," kata Fraaijenhoven, pelatih tim Asian Games 2018.

    DON


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.