Asian Games 2018: Kawasan Jakabaring Dibersihkan dari Iklan Liar

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Merchandise Asian Games 2018. Tempo/Maria Fransisca

    Merchandise Asian Games 2018. Tempo/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) akan membersihkan kawasan olahraga Jakabaring Palembang dari sponsor tidak resmi atau ilegal menjelang pesta olahraga internasional itu berlangsung.

    Dua minggu sebelum acara dimulai semua sponsor tidak resmi akan dicopot, kata Direktur Revenue INASGOC, Hasani Abdul Gani di Palembang, Kamis 12 April 2018.

    "Jadi segala bentuk sponsor yang mengatasnamakan Asian Games bila tidak terdaftar akan dibersihkan," kata Hasani.

    Begitu juga sponsor yang berada di sudut kota atau jalan yang tidak resmi semuanya akan diturunkan saat pesta olahraga akbar berlangsung.

    Baca: Banyak Sponsor Abal-abal, Panitia Asian Games 2018 Dirugikan

    Dia mengatakan, tidak diperbolehkannya pemasangan spanduk tidak resmi itu karena pihaknya telah melaksanakan kerja sama dengan perusahaan untuk melakukan sponsor.

    "Saat ini ada 37 perusahaan yang menjalin kerja sama dan produk itulah yang berhak memasang spanduk pada pesta olahraga yang diikuti 45 negara mendatang," ujar dia.

    Menurut Hasani, memang aturan cukup ketat untuk menjadi sponsor bahkan produk daerah saja tidak diperbolehkan memasang logo Asian Games bila tidak ada kerja sama.

    Sebelumnya Saf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Keuangan, IGB Surya Negara mengatakan, memang aturan dalam Asian Games cukup ketat dan itu harus diikuti.

    Pihaknya terus menyosialisasikan aturan INASGOC, supaya Asian Games 2018 berlangsung sukses.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.