Minggu, 19 Agustus 2018

Bawa 18 Atlet, Tim Gulat Asian Games 2018 Berlatih di Bulgaria

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi latihan pelatnas atlet gulat. TEMPO/Seto Wardhana

    Ilustrasi latihan pelatnas atlet gulat. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak18 Pegulat Pelatnas Asian Games 2018 diminta serius dalam menjalani try out dan training camp selama 67 hari di Bulgaria. Sebab, mereka menggunakan biaya yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang harus dipertanggung jawabkan. 

    "Seluruh pegulat pelatnas Asian Games 2018 yang ke Bulgaria harus menjalani latihan dan uji coba dengan serius. Jangan sampai sia-sia. Penggunaan anggaran APBN harus dipertanggung jawabkan dengan prestasi di Asian Games 2018 nanti," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI), Trimedya Panjaitan saat  acara pelepasan Timnas Gulat Pelatnas Asian Games ke Bulgaria di Hotel Ibis Bandara Soekarno - Hatta, Banten, Sabtu (21/4/2018). 

    Timnas Gulat Pelatnas Asian Games 2018 yang beranggotakan 6 pegular putri dan 12 pegulat putra dipimpin Gusti Randa selaku Manajer Tim dan Tubagus Adi sebagai Asisten Manajer bertolak ke Bulgaria, Minggu (22/4/2018) dini hari. 

    Di Asian Games 2018 nanti, Trimedya memasang target 1 medali emas. Makanya, dia meminta Tim Pelatih Pelatnas Gulat Asian Games 2018 secara khusus memperhatikan pegulat yang dianggap berpeluang untuk memenuhi target tersebut. 

    "Pegulat yang berpeluang harus lebih diperhatikan dan tolong dioptimalkan peluangnya," tegasnya. 

    Dalam menjalani uji coba dan trainning camp di Bulgaria, kata Gusti Randa, pihaknya mendapat dukungan penuh dari Federasi Gulat Bulgaria. "Semua fasilitas latihan akan disiapkan Federasi Gulat Bulgaria. Dan, mereka juga akan menyiapkan latih tanding dengan pegulat nasionalnya," ujar Gusti. 

    Secara terpisah, pelatih Gaya Bebas putri, Fathur Rahman mengatakan, training camp akan berlangsung hingga akhir Juli. Pada Mei, katanya, enam pegulat putri akan mengikuti kompetisi di Italia selama sepekan. 

    “Semoga dengan mengikuti kompetisi di Italia, jam terbang mereka bertambah agar makin mantap berlaga di Asian Games 2018. Selain itu, berlatih di Bulgaria juga untuk menyempurnakan teknik mereka,” kata Fathur.

    Dari enam pegulat putri tersebut  hanya Mutiara  yang baru-baru ini mengikuti pertandingan internasional. Pegulat asal Malang, Jawa Timur itu meraih medali emas dari kelas 59 kg pada Kejuaraan Asia Tenggara awal April ini.

    Sedangkan 5 pegulat lainnya, hanya mengikuti test event Asian Games yang berlangsung pada Oktober di Jakarta. Namun, mereka berhasil meraih medali emas di ajang tersebut. Prestasi itu membuat mereka juga masuk tim gulat Indonesia.

    Pegulat Pelatnas Asian Games 2018 :

    Gaya Grego Roman Putra :  Hasan Sidik (Jatim),  M Aliansyah (Kaltim), Andika Sulaeman (DKI Jakarta), Lulut Gilang Saputra ( Jatim), Ashar Ramadhani (Kaltim), Papang Ramadhani (Kaltim). 

    Gaya Bebas Putra : Eko Roni Saputra (Kaltim), Ardiansyah (Kaltim), Rizki Dermawan (DKI Jakarta), Fahriansyah (Kalsel), Ronald Lumban (Sumsel), Dimas Seto (Jatim).

    Gaya Bebas putri: Eka Setiawati (Jabar),  Dewi Ulfa (Kaltim), Mutiara Ayu (Jatim), Dewi Atiya (Jabar), Desi Sinta (Banten), Ridha Wahdaniyaty (Kalsel).

    DON


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.