Pemerintah Kebut Pembangunan Infrastruktur Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Pemred Koran Tempo Budi Setyarso, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan Umar Aris, dan Ketua INASGOC Erick Thohir mengikuti diskusi dalam acara ngobrol @tempo Road To 18th Asian Games 2018 di Le Meridien Hotel, Jakarta, 2 Mei 2018. Diskusi yang diadakan oleh Tempo Media Group ini mengangkat persiapan terakhir Asian Games 2018 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Dari kiri: Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Pemred Koran Tempo Budi Setyarso, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan Umar Aris, dan Ketua INASGOC Erick Thohir mengikuti diskusi dalam acara ngobrol @tempo Road To 18th Asian Games 2018 di Le Meridien Hotel, Jakarta, 2 Mei 2018. Diskusi yang diadakan oleh Tempo Media Group ini mengangkat persiapan terakhir Asian Games 2018 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mengejar target pembangunan infrastruktur untuk Asian Games 2018. Dua setengah bulan jelang turnamen multi event empat tahunan itu, sejumlah infrastruktur utama pertandingan masih belum rampung.
     
    Dari 40 cabang olahraga yang akan dipertandingkan masih ada tiga venue pertandingan yang belum rampung yakni squash, jetski, dan layar. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengatakan faktor keterlambatan permintaan pembangunan, menjadi salah satu penyebabnya. Meski begitu ia masih optimistis seluruh venue dapat selesai tepat waktu.
     
    "Kalau untuk venue kompetisi progresnya sudah semua 84,2 persen dan ini lebih baik dari rencananya," kata Sri Hartoyo dalam acara diskusi yang diadakan Tempo, bertajuk Ngobrol @tempo Road to Asian Games 2018, yang digelar di Hotel Le Meridien, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Mei 2018. 
     
    Untuk venue Squash sudah mulai dibangun di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Lokasinya berada di bekas gedung bulu tangkis terdahulu. Gedung tersebut direnovasi besar-besaran dan diubah menjadi lapangan squash. Keputusan pembangunan ini baru diputuskan pada Desember 2017 lalu. Karena itu, ia mengatakan saat ini venue ini masih dalam tahap awal pembangunan.
     
    "Pembangunan venue Squash baru mencapai 15-20 persen, karena komponen lebih banyak barang impor sudah datang tinggal dilengkapin," kata Sri.
     
    Venue jetski dan layar lebih parah lagi. Meski telah direncanakan sejak September 2017, realisasi pembangunan baru dimulai pada Januari 2018. Lokasi venue yang berada di daerah wisata Ancol ikut memperlambat progres pembangunan. Namun sejak penunjukan Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin menjadi chef demission (ketua kontingen), Sri mengatakan pembangunan dapat lebih lancar.
     
    Selain venue pertandingan juga ikut mengerjakan sejumlah lapangan latihan di sejumlah daerah di Jakarta. Sri mengatakan progres pembangunan venue latihan telahh mencapai 97,9 persen.  Sedangkan untuk pembangunan 14 non venue yang terdiri terdiri dari wisma atlet dan lainnya, sudah 99 persen. 
     
    "Selebihnya penyesuaian untuk fasilitas difabel, jadi beberapa seperti lift dan kamar yang masih dikerjakan untuk disesuaikan. Diharapkan selesai pada bulan Juni," kata Sri. 
     
    Pembangunan ini juga dibantu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Sumatera Selatan. Di Jakarta, pembangunan infrastruktur tambahan seperti lahan parkir dan pedestrian di sekitar Gelora Bung Karno masih berjalan. Ia menargetkan seluruhnya dapat rampung pada Juni 2018. "Nanti kita pilih model kontruksinya supaya cepat. Misalnya untuk tempat parkir, pakai baja supaya cepat. Juni semua selesai," kata dia. 
     
    Untuk venue di Stadion Jakabaring di Palembang sudah seluruhnya rampung. Palembang akan menyelenggarakan 10 cabang olahraga nanti. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyebut kesiapan Jakabaring sudah 100 persen. Tahap akhir hanya sebatas mempercantik fisik infrastruktur yang ada. Bahkan Alex menyebut light rapid transit (LRT) akan siap digunakan sebelum Asian Games 2018 dimulai.  

    "Saat ini LRT sudah datang dan sedang diuji coba. LRT dengan rute sepanjang 24,3 kilometer dan melewati 13 stasiun akan full operating pada Juni," kata Alex.

    Persiapan ini juga sejalan dengan perkembangan progres pelatnas Indonesia saat ini. Menpora Imam Nahrawi mengatakan seluruh pelatnas telah berjalan dan tak menemui kendala berarti. Hampir seluruh cabang olahraga menggelar try out dan training camp ke luar negeri. 
     
    Menurut Imam, tiap cabor memberikan optimisme untuk dapat memberikan hasil maksimal di turnamen nanti. Dengan dukungan publik tuan rumah nanti, Imam mengatakan target realistis masuk 10 besar dapat tercapai. Namun, Imam mewanti-wanti para atlet agar selalu menjaga optimisme itu dalam diri mereka.
     
    "Musuh terbesar atlet adalah diri mereka sendiri. Saat try out ke luar negeri ini misalnua, berangkat seperti macan, pas tanding seperti kambing juga," kata Imam.
     
    Ia mengatakan sektor psikologis atlet ini menjadi salah satu yang paling dipantau. Lewat sport science, psikolog bagi atlet akan lebih dimaksimalkan untuk memastikan atlet berada dalam kondisi puncak pada saat turnamen berlangsung.
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.