Minggu, 27 Mei 2018

Pendamping Tontowi / Liliyana di Asian Games 2018 Belum Ada

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Ganda Campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bergembira usai kalahkan Pasangan Taiwan Lee Yang/Hsu Ya Ching pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Master di Istora Senayan, Jakarta 25 Januari 2018. Owi dan Butet menang dengan skor 21-12-21-10. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Pasangan Ganda Campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bergembira usai kalahkan Pasangan Taiwan Lee Yang/Hsu Ya Ching pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Master di Istora Senayan, Jakarta 25 Januari 2018. Owi dan Butet menang dengan skor 21-12-21-10. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang merupakan pasangan rangking satu dunia, difokuskan untuk berlaga di Asian Games 2018 sedangkan Praveen Jordan/Debby Susanto kini sudah berpisah. Akibatnya, kedua pasangan itu tak akan turun dalam Kejuaraan Dunia 2018 di Nanjing, Cina, 30 Juli-5 Agustus.

    Praveen kini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti dan Debby bersama Ricky Karanda Suwardi. Telah diputuskan bahwa Praveen/Melati lah yang akan berlaga di kejuaraan dunia yang bakal digelar di Nanjing, Tiongkok, 30 Juli - 5 Agustus 2018.

    Dari segi rangking, di bawah Tontowi/Liliyana dan Praveen/Debby, ada pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. Sedangkan posisi Praveen/Melati tepat di bawah Hafiz/Gloria.

    "Kami sudah berunding dengan para pelatih. Kami punya target, memang Tontowi/Liliyana kami persiapkan untuk Asian Games. Jarak waktu dari Kejuaraan Dunia ke Asian Games itu mepet, kalau melihat usia, mereka kan tidak mungkin diforsir," ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.

    "Kami juga mau memberi kesempatan kepada Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati. Jika ada slot tambahan, kami persiapkan Ronald (Alexander)/Annisa (Saufika). Sedangkan Ricky/Debby sudah dipastikan tidak akan berlaga di Kejuaraan Dunia 2018. Kami akan melihat apakah Ricky/Debby bisa lolos ke Asian Games, akan dipantau kondisi mereka, performance mereka dan kebutuhannya seperti apa," ungkap Susy.

    Misteri ganda campuran kedua di Asian Games masih belum bisa dipastikan oleh Susy. Slot pertama sudah pasti milik Tontowi/Liliyana yang memang ditargetkan untuk meraih emas.

    "Ganda campuran kedua belum ditentukan, kami masih mencari format terbaik. Ada beberapa pilihan, apakah Praveen/Debby, Praveen/Melati, Ricky/Debby, atau Ronald/Debby. Kami akan memantau hasil di Malaysia Open," tutur Susy.

    Sementara itu di ganda putra, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tetap akan berlaga di Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018 yang akan dilangsungkan di Jakarta pada 19-28 Agustus 2018. Meskipun jarak kedua turnamen cukup sempit, namun Susy yakin pasangan rangking satu dunia ini mampu mengatur kondisi mereka.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.