Minggu, 27 Mei 2018

Sulawesi Selatan Punya Satu Wakil di Cabang Judo Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskot Asian Games 2018 Bhin Bhin si burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Maskot Asian Games 2018 Bhin Bhin si burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pejudo Sulawesi Selatan Aditya Wahyudi memastikan diri memperkuat timnas Indonesia pada ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan.

    Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulsel Wahyudin Parojai di Makassar, Rabu, mengatakan surat pemanggilan untuk bergabung dalam tim utama timnas dari PB PJSI telah diterima.

    Baca: Ini Cara Anies Baswedan Atasi Kemacetan Saat Asian Games 2018

    "Kepastian Aditya Wahyudi memperkuat timnas setelah mampu menjadi yang terbaik dengan merebut medali emas di Kejurnas Kartika Cup 2018 di Palembang yang juga sebagai ajang seleksi terakhir atlet untuk timnas Asian Games," katanya.

    Sesuai surat pemanggilan yang telah diterima Pengprov PJSI Sulsel, peraih emas Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 itu akan mengisi posisi atau kelas pertarungan -60kg putra.

    Dia berharap kepastian memperkuat timnas tidak membuat Aditya Wahyudi justru berpuas diri dan mulai kurang fokus dalam meningkatkan kemampuannya karena tidak lagi memiliki saingan di kelas tersebut.

    Baca: Rumput GBK Dipindah untuk Persiapan Pembukaan Asian Games 2018

    "Aditya Wahyudi mampu menunjukkan dirinya layak memperkuat timnas di ajang Asian Games nanti usai menjuarai kejurnas Kartika Cup di Palembang, 4-6 Mei," ujarnya.

    Sebelumnya, Ketua Bidang Kepelatihan PJSI Sulsel, Karya Djusaid mengaku sejak awal optimistis pejudo andalannya itu akan menembus tim utama timnas Asian Games 2018.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.