Rabu, 22 Agustus 2018

Asian Games 2018: Seleknas Angkat Besi 27 Juni, Eko Diharapkan In

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan

    Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan "clean and jerk" angkat besi putra nomor 62 kg SEA Games XXIX di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, 28 Agustus 2017. Eko Yuli memperoleh medali perak dengan total angkatan 306 kg. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua lifter andalan Indonesia, --Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni diharapkan sudah in berat badannya pada saat mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Angkat Besi Asian Games 2018 yang digelar di tempat pelatnas Angkat Besi Markas Marinir Kwini, Jakarta Pusat, 27 Juni 2018.

    Peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko Yuli Irawan yang akan turun di kelas 62 kg putra, saat ini masih memiliki berat badan 65,8 kg.

    Sedangkan peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Sri Wahyuni yang turun di kelas 48 kg putri memiliki berat badan 50,5 kg.

    "Ya, kita memang berharap berat badan Eko dan Sri sudah in pada saat tampil di Seleknas. Dan, kita yakin keduanya bakal bisa memenuhi harapan tersebut," kata Hadi Wihardja, Anggota Tim Evaluasi Pelatnas Angkat Besi Asian Games 2018 di Jakarta, Senin 4 Juni.

    Dari segi angkatan, kata Hadi Wihardja, baik Eko maupun Sri Wahyuni tidak ada masalah. Apalagi, mereka sudah memenuhi target angkatan yang diinginkan.

    Saat ini, Eko sudah hampir mendekati angkatan terbaiknya. Dalam latihan sehari-hari, dia mampu melakukan angkatan Snatch 140kg dan Clean and Jerk 170kg.

    "Saat ini, total angkatan Eko yakni 310kg dan hanya selisih 2kg dari angkatan terbaiknya. Di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih perak dengan total angkatan 312kg (Snatch 140kg dan Clean and Jerk 172kg)," ujar mantan lifter Olimpiade Los Angeles, Amerika Serikat tahun 1984.

    Berbeda dengan Sri Wahyuni yang dalam latihan sudah melebihi total angkatan terbaik. Dia mencatat total angkatan 205kg (Snatch 90kg dan Clean anda Jerk 115kg).

    Pada saat meraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Sri hanya meraih total angkatan 192kg (Snatch 85kg dam Clean and Jerk 107kg). Total angkatan Sri ini di bawah prestasi lifter putri india yang meraih gelar juara dunia 2017, Chanu dengan total angkatan 194kg (Snatch 85kg dan Clean and Jerk 109kg).

    "Kalau bisa konsisten dalam angkatan pada saat Games Times nanti, Sri bukan hanya mampu mengulang sukses di Rio tapi dia bisa menjadi yang terbaik," jelas Hadi soal peluang Sri Wahyuni di Asian Games 2018.

    DON


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Sri Mulyani Vs Zulkifli Hasan, Apa Yang Terjadi?

    Perseteruan antara Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani makin panas. Simak perdebatan mereka ini.