Sabtu, 23 Juni 2018

Musim Mudik, Maskot Asian Games 2018 Hadir di Rest Area

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asian Games 2018.

    Asian Games 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jasa Marga turut menyosialisasikan Asian Games 2018 di tengah-tengah kemeriahan arus mudik Lebaran 2018. Mereka menghadirkan tiga maskot pesta olahraga terbesar se-Asia itu, yakni Bhin-Bhin, Atung dan Kaka, di tempat peristirahatan jalan tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Cirebon, Jawa Barat, Minggu, 10 Juni 2018.

    Sosialisasi Asian Games ke-18/2018 tersebut berlangsung di Rest Area Km 207 Tol Palikanci dalam suatu pergelaran yang bertajuk "Mascot On Rest Area". Para pemudik yang tengah beristirahat tampak sangat antusias dan terhibur dengan menyaksikan acara tersebut. Mereka turut terlibat atas panggung untuk memainkan permainan seputar Asian Games dan mengabadikan momen foto bersama dengan maskot Asian Games yang diambil dari wujud hewan asli Indonesia yakni burung Cenderawasih, rusa Bawean dan badak cula satu.

    Pada kesempatan yang sama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersinergi dengan Perbankan turut menerbitkan uang elektronik bertema Asian Games 2018.

    Acara tersebut juga dihadiri oleh Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun beserta jajaran Dewan Komisaris, Direksi Jasa Marga, dan General Manager Palikanci.

    Refly Harun dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat antusias menyambut pergelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung di dua kota sekaligus, Jakarta dan Palembang, pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang.

    Terkait sosialisasi pesta olahraga Asian Games 2018, Jasa Marga juga telah melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah dengan menggelar pesta rakyat oleh Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol pada awal bulan Mei lalu, dan pembagian takjil berkala yang dilakukan di beberapa Rest Area milik Jasa Marga.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ini 12 Merek yang Paling Dicari di Dunia. Ada Produsen Indonesia.

    Lembaga Kantar Worldpanels Brand Footprint menganalisis 18 ribu merek di 43 negara pada 2017. Ini yang paling banyak dicari konsumen.