Jumat, 20 Juli 2018

Panitia Asian Games 2018 Dapat Tambahan Sponsor 22 Perusahaan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla berpose bersama pemberi sponsor  Asian Games 2018 di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018. Foto: Biro Pers Setwapres

    Wakil Presiden Jusuf Kalla berpose bersama pemberi sponsor Asian Games 2018 di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018. Foto: Biro Pers Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mendapat tambahan sponsor. Sebanyak 22 badan usaha milik negara (BUMN) dan swasta menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendukung acara tersebut.

    Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan bantuan dari 22 perusahaan menambah total sponsor yang terkumpul mencapai Rp 780 miliar. "Jumlahnya 160 persen melebihi target kami," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018. Awalnya dia hanya menargetkan sponsor sebesar Rp 300 miliar.

    Erick mengatakan INASGOC sudah mendapatkan 43 mitra sponsor sejak persiapan acara ini. Bantuan yang diterima tak hanya dana tunai tapi juga non tunai atau 'value in kind' (VIK). Bentuk sponsor VIK yang kini nilainya mencapai Rp 869 miliar itu antara lain penyediaan jaringan WiFi, tiket bis Transjakarta dan asuransi.

    Dari 22 mitra sponsor yang hari ini meneken perjanjian, tiga di antaranya merupakan sponsor resmi. Mereka adalah Mastercard, Tanoto Foundation, dan Aice.

    Sponsor lain berperan sebagai mitra pendukung. Mereka adalah PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, Bank Tabungan Negara, Perusahaan Gas Negara, Asuransi Jiwasraya, PT Transportasi Jakarta, Martha Tilaar, PT Coca Cola Distribution Indonesia dan Combiphar.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi kemauan para sponsor mendukung acara Asian Games. "Saya ingin menyampaikan terima kasih karena tanpa kalian semua Asian Games ini tidak akan berjalan lancar, mengingat ini pertarungan prestasi dan prestige," katanya.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.