Selasa, 18 September 2018

Asian Games: Korea Selatan Targetkan Jadi Runner-up Ke-6 Kalinya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Asian Games 2018.

    Logo Asian Games 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Korea Selatan menargetkan untuk bisa menyaingi rival utamanya, Jepang, untuk mengamankan posisi kedua pada Asian Games 2018. Hal ini dinyatakan oleh Presiden Komite Olahraga dan Olimpiade Korea (KSOC), Lee Kee-heung pada Selasa, 10 Juli 2018.

    Lee mengatakan bahwa Korea Selatan bertujuan untuk mempertahankan posisi mereka sebagai runner-up Asian Games enam kali berturut-turut. Namun, jika mereka ingin mengakhiri turnamen di posisi kedua, maka dalam perolehan medali mereka setidaknya harus meraih 65 emas, 71 perak dan 72 perunggu.

    "Tujuan kami jelas, yaitu mengamankan posisi kedua untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut," kata Lee kepada media di National Training Centre di Jincheon, Provinsi Chungcheong Utara.

    "Tapi kami tahu ini tidak akan mudah kali ini karena Jepang melakukan investasi besar dan meningkatkan daya saingnya dalam olahraga," lanjutnya.

    Asian Games 2018 akan berlangsung sebelum Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo. Ajang Asian Games diprediksi akan menjadi panggung bagi atlet top Asia untuk melihat bagaimana kemampuan mereka melawan rival regional.

    Cina telah menjadi peraih medali tertinggi di Asian Games setelah merebut setiap medali sejak Asian Games 1982 di Delhi, India. Prestasi Cina yang secara rutin meraih lebih dari 100 medali emas, akan menjadi tantangan yang sulit bagi pesaing terdekatnya, Korea Selatan dan Jepang.

    Korea Selatan sendiri telah memenangkan perebutan juara kedua atas Jepang di setiap Asian Games sejak Bangkok 1998. Pada Asian Games edisi terakhir di Incheon empat tahun lalu, Korea Selatan meraih 79 medali emas untuk menempati posisi kedua, sementara Jepang menduduki peringkat ketiga dengan 47 emas.

    Jepang kerap kali mengirim atlet lapis kedua mereka ke beberapa edisi Asian Games belakangan ini. Bintang-bintang utama olahraga Jepang sering absen pada Asian Games jika kejuaraan dunia atau acara internasional lainnya bertepatan dengan acara olahraga benua Asia tersebut.

    Namun meskipun demikian, KSOC percaya Jepang akan mengubahnya dan mengirim atlet terbaik yang berpartisipasi di Jakarta-Palembang 2018. Asian Games 2018 semestinya dapat dimanfaatkan Jepang sebagai batu loncatan untuk Olimpiade Musim Panas 2020 di tanah mereka sendiri.

    YONHAP NEWS | EDO JUVANO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.