Jumat, 20 Juli 2018

Asian Games 2018: Cabang Menambak Dapat Tambahan 20 Atlet

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Olahraga Menembak. ANTARA FOTO

    Ilustrasi Olahraga Menembak. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Palembang - Kekuatan tim Indonesia di cabang menembak Asian Games 2018 bertambah. Bila sebelumnya hanya ada 10 atlet yang akan memperkuat merah putih, saat ini ada penambahan 20 atlet. 

    Dengan demikian total akan ada 30 atlet putra dan putri yang diterjunkan dalam pertandingan yang bakal dimainkan di Jakabaring Sport City. "Untuk tambahan atlit sudah disetujui oleh dgn KOI," kata Manajer tim menembak, Sarozawanto Zai, Kamis, 12 Juli 2018. 

    Penambahan itu membawa konsekuensi tersendiri. Induk orgaanisasi menembak (Perpani) harus menanggung biaya 20 atlet tambahan tersebut. Pasalnya, dana yang dikucurkan dari APBN sudah ditetapkan hanya untuk mendukung keperluan 10 atlet di Pelatnas.

    Sarozawanto berharao penambahan atlet ini menambah peluang meraih emas. Mesi selama ini tak masuk dalam daftar Pelatnas, 20 atlet tersebut tetap melakukan persiapan di daerah masing-masing baik di Jakarta, Jawa Barat dan tempat lainnya. "Sampai hari pelaksanaan juga tetap biaya sendiri," ujarnya.

    Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan arena atau venue menembak sudah siap digunakan. Saat ini hanya ada pengerjaan landscape yang berada di luar gedung.

    Dia berharap penghuni pelatnas menembak di Jakabaring dapat mengoptimalkan penyesuaian diri dengan venue yang dia sebut terbaik di kawasan Asia itu. Dengan lebih sering berlatih dan beruji tanding di tempat lomba nanti, Alex optimistis para atlet dapat mengimbangi kekuatan para atlet terbaik dari Asia seperti Cina, Korea, maupun India. "Venue sudah siap dan berhasil menggelar kejurnas beberapa hari yang lalu, " kata Alex.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.