Kirab Obor Asian Games 2018 di Blitar Dimulai dari Makam Soekarno

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (ketiga kanan) menerima obor dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kiri) disaksikan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir (kedua kiri) dan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto (kiri) saat pelepasan prosesi Torch Relay Asian Games 2018 di Keraton Yogyakarta, DIY, Kamis, 19 Juli. ANTARA FOTO/Ismar Patrizki

    Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (ketiga kanan) menerima obor dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kiri) disaksikan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir (kedua kiri) dan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto (kiri) saat pelepasan prosesi Torch Relay Asian Games 2018 di Keraton Yogyakarta, DIY, Kamis, 19 Juli. ANTARA FOTO/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Kirab Obor Asian Games 2018 melalui Blitar pada Jumat 20 Juli, setelah sehari sebelumnya diarak di Solo.

    Api Asian Games diterbangkan dari Solo menuju Malang pada Jumat pagi, dan dibawa ke Blitar tanpa arak-arakan.
    Kirab Obor Asian Games 2018 di Blitar dimulai dari makam Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia.

    “Tentu ini adalah kehormatan bagi Blitar karena dilalui Kirab Obor Asian Games 2018. Kita tidak bisa melupakan peran Bung Karno yang menjabat Presiden Indonesia saat pergelaran Asian Games IV 1962,” kata Wakil Wali Kota Blitar, Santoso.

    Dalam perhelatan Asian Games 2018, Blitar menyumbangkan satu atlet untuk timnas, yaitu di cabang sepak takraw putri. Salah satu atlet asal Blitar yang mendunia adalah pebulu tangkis Hendra Setiawan.

    Setelah diigelar di Blitar, Kirab Obor Asian Games 2018 akan menuju Malang untuk prosesi arak-arakan berkeliling kota.

    Selanjutnya api akan dibawa ke Gunung Bromo, sebelum Kirab Obor Asian Games 2018 dilanjutkan ke Banyuwangi pada Sabtu 21 Juli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.