Kirab Obor Asian Games 2018 Molor, Ini Kata Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama mantan atlet tenis meja nasional, Lingling Agustin, menunjukkan lentera berisi api Asian Games 2018 di makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno di Blitar, Jumat 20 Juli 2018. (istimewa)

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama mantan atlet tenis meja nasional, Lingling Agustin, menunjukkan lentera berisi api Asian Games 2018 di makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno di Blitar, Jumat 20 Juli 2018. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kirab Obor Asian Games 2018 di Blitar pada Jumat 20 Juli akhirnya dimulai pukul 12.30 WIB, setelah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani tiba di Kompleks makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

    Acara di Blitar molor lebih dari 3 jam dari jadwal yang direncanakan, yaitu sekitar pukul 09.10 WIB.

    Menurut Ketua Inasgoc, Erick Thohir yang tiba beberapa menit lebih cepat sebelum Puan, keterlambatan acara di Blitar disebabkan beberapa hal.

    “Alhamdulilah api akhirnya tiba di Blitar, meskipun harus terlambat beberapa jam dari Solo. Penyebabnya macam-macam, karena proses seremonial dan banyak lagi,” kata Erick.

    “Setelah ini kita segera ke Malang, karena di sana juga ada acara. Menurut rencana Ketua Staf Angkatan Laut akan menjadi salah satu pelatih,” kata Erick lagi.

    Karena Kirab Obor Asian Games 2018 di Blitar terlambat digelar, bisa dipastikan acara di Malang yang seharusnya dimulai pukul 14.15 WIB juga molor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.