Selasa, 16 Oktober 2018

Asian Games 2018: Mirza Absen, India Masih Punya Legenda Tenis

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sania Mirza dan Mahesh Bhupathi berpelukan setelah mengalahkan Nathalie Dechy dan Andy Ram saat pertandingan final ganda campuran di Piala Australia Terbuka di Melbourne, (1/2). AP Photo/Rick Stevens

    Sania Mirza dan Mahesh Bhupathi berpelukan setelah mengalahkan Nathalie Dechy dan Andy Ram saat pertandingan final ganda campuran di Piala Australia Terbuka di Melbourne, (1/2). AP Photo/Rick Stevens

    TEMPO.CO, Jakarta - Leander Paes masih aktif bertanding padga usia 45 tahun. Petenis putra India ini akan tampil pada Asian Games 2018 di Palembang. Pemain yang dikenal sukses di ganda dunia ini sudah dikenal di kalangan atlet Indonesia sejak era 1990-an.

    Baca: Asian Games 2018: Christopher/Aldila Diharapkan Rebut Emas Tenis

    Pada 1993, ketika tim tenis Indonesia mesti bertanding di Jaipur, India, 1993, pada penyisihan Piala Davis, Paes dan kawan-kawan mengalahkan Bonit Wiryawan cs dari Indonesia.

    Baca: Tenis Targetkan Satu Medali Emas Pada Asian Games 2018

    Ketika Indonesia menjamu India pada pertandingan Piala Davis di Stadion Tenis Gelora Bung Karno –yang pada periode 1990-an masih di atas permukaan lapangan tanah liat merah-, Paes juga beberapa kali tampil bersama  para seniornya.

    Baca: Pemanasan Asian Games 2018: Justin/Christo Gagal Juara di Jakarta

    Asosiasi Tenis India (AITA) memilih tiga pemain spesialis ganda, termasuk Leander Paes, buat tim putranya menghadapi pertandingan cabang tenis Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Palembang.

    Paes adalah salah satu petenis legendaris dunia di nomor ganda. Ia memenangi 18  gelar Grand Slam di ganda putra dan campuran pada empat seri turnamen akbar ini yang berlansugng setiap tahun. Terakhir, ia memenangi ganda putra Amerika Serikat Terbuka 2013 dan ganda campuran Prancis Terbuka 2016.

    Selain Paes yang kini menempati peringkat 80 dunia ganda putra, pemain spesialis ganda putra India lainnya untuk Asian Games 2018 adalah Rohan Bopanna (24) dan Divij Sharan (41).

    Setelah menolong India mengalahkan Cina pada pertandingan Piala Davis 7 April, Paes tidak bertanding di sirkuis profesional karena alasan pribadi yang tidak disebutkan.

    Selain itu, Paes sudah tidak tampil di Asian Games lagi, setelah merebut medali emas ganda putra dan emas ganda campuran di Doha, Qatar, 2006. Saat itu, ia berpasangan dengan Mahesh Bhupathi di ganda putra dan bersama Sania Mirza di ganda campuran.

    Paes diikutsertakan tampaknya untuk mendongkrak prestasi India di tenis ganda puta setelah empat tahun lalu hanya merebut perak dan perunggu di Incheon, Korea Selatan. Adapun di ganda campuran, India mempertahankan emasnya melalui pasangan Saketh Myneni dan Sania Mirza.

    Untuk Asian Games 2018, Sania Mirza bakal absen karena ia sedang mengandung. Empat tahun lalu, Mirza juga merebut perunggu di ganda putri berpasangan dengan Prarthana Thombare.

    Baca: Hadapi Asian Games 2018, Aldila Mengasah Diri di ITF Pro Circuit

    Sedangkan di tunggal putra, India mengandalkan Ramkumar Ramanathan, Pajnesh Gunneswaran, dan Sumit Nagal. Ketiganya kemungkinan besar membatalkan tiket kualifikasi mereka ke Amerika Serikat Terbuka demi membela negara di Asian Games 2018.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.