Velodrome Rawamangun Siap Digunakan untuk Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim balap sepeda Indonesia berlatih di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta. ANTARA

    Tim balap sepeda Indonesia berlatih di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan arena balap sepeda Velodrome Rawamangun yang berlokasi di wilayah Jakarta Timur telah siap untuk digunakan dalam perhelatan Asian Games 2018.

    Baca: Bintang Asian Games: Crismonita Dwi Putri, Andalan Balap Sepeda

    "Velodrome Rawamangun sudah siap untuk digunakan sebagai arena balap sepeda untuk Asian Games nanti. Sekarang ini, pembangunannya sudah selesai 100 persen," kata Project Director Jakarta International Velodrome PT Jakpro, Iwan Takwin, di Jakarta, Senin 30 Juli 2018.

    Baca: Asian Games: Velodrome dan Trek BMX Disebut yang Terbaik di Asia

    Menurut dia, pekerjaan pembangunan arena balap sepeda Velodrome Rawamangun saat ini telah selesai secara keseluruhan sehingga dapat dipastikan siap untuk digunakan.

    Baca: Singapura Tidak Tetapkan Target Medali untuk Asian Games 2018

    "Selain pembangunannya yang sudah selesai, kami juga sudah mendapatkan sertifikat dari Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) pada Juni 2018. Dengan begitu, Velodrome Rawamangun siap digunakan," ujar Iwan.

    Dia menuturkan total keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk membangun arena balap sepeda tersebut mencapai Rp 665 miliar. Velodrome Rawamangun itu dibangun dengan standar internasional.

    "Setiap hari, Velodrome Rawamangun itu digunakan oleh Tim Nasional (Timnas) Balap Sepeda Indonesia. Selain itu, di arena balap sepeda tersebut juga sudah pernah dilaksanakan satu kali test event," tutur Iwan.

    Dia mengungkapkan hasil dari uji sertifikasi yang telah dilakukan oleh perwakilan dari UCI menyatakan  Velodrome Rawamangun lolos kategori satu atau siap untuk digunakan.

    Baca: Asian Games 2018: Kebanggaan Saat Gelar Pertama 56 Tahun Lalu

    "Tidak ada kendala berarti yang kami hadapi selama masa pengerjaannya. Awalnya, kami menargetkan pembangunan Velodrome itu rampung dalam 24 bulan, namun kami bisa menyelesaikannya lebih cepat, yakni 23 bulan," ungkap Iwan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.