Sabtu, 20 Oktober 2018

Asian Games 2018: Ditarget Perunggu, Basket 3x3 Kehilangan Jovita

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bola Basket. (shutterstock.com)

    Ilustrasi Bola Basket. (shutterstock.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional bola basket 3X3 putri menyiapkan strategi khusus untuk Asian Games 2018 setelah kehilangan satu pemain andalannya, Jovita Elizabeth Simon.

    Jojo, sapaan Jovita, terlibat di pemusatan latihan dan beberapa kompetisi di Cina juga Eropa, tapi kemudian mengalami cedera di bagian ligamen lutut "anterior cruciate ligament" (ACL) yang membuatnya tidak bisa tampil di Asian Games 2018.

    Pelatih tim nasional bola basket 3X3 putri Wahyu Widayat Jati mengakui sangat kehilangan Jovita. "Ia memiliki teknik penguasaan bola yang lumayan. Namun setelah dia cedera, tim tidak lagi memiliki pemain dengan kemampuan sama seperti Jojo. Jadi harus ada perubahan strategi," ujar dia di Jakarta, Minggu.

    Menurut Wahyu, tanpa Jojo, timnya harus bermain dengan bola-bola cepat. Tidak bisa memegang bola terlalu lama. Jika bola berada di tangan, Wahyu meminta para pemainnya berpikir cepat untuk menentukan apakah tindakan selanjutnya adalah mengoper atau melakukan lemparan ke keranjang.

    "Harus sesedikit mungkin pegang bola. Kalau bisa langsung berikan ke teman atau serang ke keranjang," kata Wahyu.

    Dia melanjutkan, sistem seperti itu sudah dipertajam kala skuadnya menjalani pemusatan latihan di Serbia pada Juli 2018. "Di sana kami melihat sistem itu bisa dipakai di tim ini," tutur Cacing, sapaan Wahyu.

    Timnas bola basket 3X3 putri sendiri ditargetkan meraih medali perunggu di Asian Games 2018. Menurut Cacing, hal itu sangat mungkin untuk diwujudkan.

    "Peluang tetap ada ada. Pesaing terkuat kita Cina dan Jepang, tetapi kita sudah pernah menghadapinya di turnamen persiapan Asian Games. Memang kalah, tetapi skornya tidak jauh," kata Wahyu.

    Terkait target tersebut, Manajer Timnas 3X3 putra-putri Indonesia Fareza Tamrella mengungkapkan hal senada dengan Wahyu. "Semua sangat mungkin di 3X3. Yang menentukan kemenangan adalah siapa yang pintar membaca peluang dan siap di setiap pertandingan," kata Fareza.

    Adapun saat ini timnas bola basket 3X3 putri Indonesia masih beranggotakan lima pemain yaitu Putu Eka Liana Febiananda, Dewa Made Ayu Sriartha Kusuma Dewi, Christie Apriani Rumambi, Delaya Maria, dan Regita Pramesti.

    Penentuan empat pemain timnas basket 3X3 putri untuk Asian Games 2018 dilakukan Senin ini, 6 Agustus.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.