Selasa, 18 Desember 2018

Sosialisasi Asian Games 2018 Lewat Gowes Nusantara di Semarang

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sosialisasi Asian Games 2018 lewat Gowes Sepeda Nusantara di Semarang, Minggu 5 Agustus 2018. (Kemenpora)

    Suasana sosialisasi Asian Games 2018 lewat Gowes Sepeda Nusantara di Semarang, Minggu 5 Agustus 2018. (Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Suasana di depan Balaikota Semarang yang terletak di Jalan Pemuda, Minggu 5 Agustus 2018 sangat ramai dipadati ribuan peserta yang akan ikut ambil bagian dalam sosialisasi Asian Games 2018, Gowes Sepeda Nusantara 2018 Etape Tugu Muda.

    Kesemarakan acara dimulai ketika sekitar 2.000 peserta yang mayoritasnya adalah ibu-ibu, bersenam poco-poco tepat pada pukul 07.00 WIB, di mana aksi senam poco-poco ini dilakukan untuk mendukung pemecahan rekor dunia senam poco-poco oleh sekitar 60.000 peserta yang berlangsung di Jakarta.

    Baca: Kukuhkan Kontingen Asian Games, Menko Puan Menari Bersama Atlet

    Pasca senam poco-Poco, tak lama berselang, dengan jumlah yang hampir sama, penggowes pun dilepas untuk menandai dimulainya Gowes Sepeda Nusantara 2018 Semarang, Etape Tugu Muda.

    Untuk etape ini, para peserta mengayuh sepedanya sekitar 10 Km. Mereka memulai start dari depan Gedung Balaikota untuk kemudian melalui Jalan Sugiyo Pranoto – Bojong Salaman – Jalan Pamularsih – Bundaran Kali Banteng – Jalan Yos Sudarso – Puri Anjasmoro – finish di Pantai Marina.

    Baca: 6 Game Online Jadi Nomor Baru Asian Games 2018, Apa Saja?

    “Ini adalah yang kedua kalinya buat kota Semarang. Tahun lalu, kami dipercaya menggelar Gowes Pesona Nusantara 2017,” ungkap Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti.

    Sementara itu Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif, Jonni Mardizal sangat mengapresiasi kota Semarang dalam kegiatan sosialisasi Asian Games 2018 lewat Gowes Sepeda Nusantara 2018 ini, di mana ribuan warga Semarang sangat antusias terhadap gerakan yang akan membugarkan masyarakat pada Etape Tugu Muda ini.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.