Selasa, 16 Oktober 2018

Gagal di Combiphar Open, David: Pelajaran Menuju Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi petenis Indonesia David Agung Susanto saat mengembalikan bola ke arah lawannya pemain Filipina Jeson Petrombon pada partai pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis GBK, Jakarta, 3 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Aksi petenis Indonesia David Agung Susanto saat mengembalikan bola ke arah lawannya pemain Filipina Jeson Petrombon pada partai pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis GBK, Jakarta, 3 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, JakartaPasangan Indonesia dan Korea, David Agung Susanto (27 tahun)/Kim Cheong Eui (28) harus puas berada di posisi runner-up Turnamen Tenis Combiphar Open 2018, Sabtu 4 Agustus.

    Pada laga final turnamen seri kedua Indonesia ITF Men’s Future di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, ganda non-seeded itu kandas di tangan duet asal Jepang, Sho Shimabukuro/Kaito Uesugi.

    Baca: Jokowi Ingin Pencak Silat Sumbang Dua Emas di Asian Games 2018

    David/Kim kalah straight set dari lawan yang menempati unggulan keempat itu dengan skor akhir 3-6 6-7(4).

    “Lawan memang bermain lebih baik, mereka solid baik di depan maupun belakang,” ucap David usai laga berdurasi 70 menit itu.

    Kendati gagal merebut gelar juara, David tetap memandang positif hasil pertandingan puncak nomor ganda ini.

    Baca: Songsong Asian Games, Jokowi Ikuti Pemecahan Rekor Poco-poco

    “Ini bekal yang bagus menuju Asian Games 2018, apalagi lawan yang kami hadapi di final ini merupakan ini juga merupakan wakil Jepang di ajang itu,” lanjut David yang bakal membela Merah Putih di Asian Games 2018 pada nomor ganda putra bersama adiknya, Anthony Susanto dan mix doubles dengan Jessy Rompies ini.

    Turnamen Tenis Combiphar Open 2018 yang oleh beberapa petenis dipakai sebagai ajang pemanasan Asian Games 2018, terdiri dari tiga seri Indonesia Men’s Future. Ini merupakan turnamen yang masuk dalam kalender kompetisi resmi Federasi Tenis Internasional (ITF).


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.