Selasa, 11 Desember 2018

Asian Games 2018: Rumput Stadion Patriot Dinilai Terlalu Tebal

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Patriot Candrabhaga, 2018. Foto/Derry Renantha/Humas Kota Bekasi

    Stadion Patriot Candrabhaga, 2018. Foto/Derry Renantha/Humas Kota Bekasi

    TEMPO.CO, Bekasi - Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi, Jawa Barat, sudah dipakai untuk menggelar laga perdana sepak bola Asian Games 2018, Jumat, 10 Agustus 2018. Stadion ini baru digunakan  setelah direnovasi sejak awal tahun. Renovasi total difokuskan pada penggantian rumput dari jenis bermuda menjadi zoysia matrella.

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membongkar total rumput lama, dan mengganti baru. Penanaman dimulai pada awal April lalu. Total perawatan sampai dipakai untuk pertandingan mencapai lima bulan. Sayangnya, dari atas tribun penonton masih terlihat rumput belum tumbuh merata, terutama di sisi barat bagian selatan.

    Meski demikian, tim yang bertanding di stadion ini tak mempermasalahkannya. Timnas Laos dan Hong Kong adalah tim pertama yang menjajal lapangan baru ini. Meski demikian, kedua tim ini tak mempersoalkan kondisi rumput atau lapangan.

    "Lapangan cukup baik, hanya rumput sepertinya masih tebal, jadi sedikit bergelombang," kata pelatih Laos, Mike Wong.

    Hal sama dikatakan pelatih Taiwan. "Rumput lapangan lebih panjang dari perkiraan kami. Kami berharap rumput bisa lebih pendek agar bola dapat dikendalikan dengan baik," ujar Wushung Pen, seperti dikutip Antara.

    Sedangkan Pelatih Hong Kong Kwok Kar Lok Kenneth menilai kondisi lapangan di Stadion Patriot cukup baik. "Secara keseluruhan cukup sempurna," ujar dia.

    Dalam laga perdana Grup A Asian Games 2018, Laos dikalahkan Hong Kong 1-3. Sedangkan laga Taiwan versus Palestina berakhir 0-0.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.