Asian Games 2018: Hari 1 Latihan, Pantulan Bola Belum Maksimal

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aldila Sutjiadi, andalan Indonesia di cabang tenis putri Asian Games 2018. (istimewa)

    Aldila Sutjiadi, andalan Indonesia di cabang tenis putri Asian Games 2018. (istimewa)

    TEMPO.CO, Palembang – Petenis putri andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi mengeluhkan pantulan bola dari lapangan tenis Jakabaring, Palembang, yang tak maksimal. Bola tenis ketika dipukul akan memantul dengan tidak penuh.

    Baca: Asian Games 2018: Christopher/Aldila Diharapkan Rebut Emas Tenis

    “Mungkin tekstur lantai ya, lagi pula lapangan ini baru saja selesai,” kata Aldila Sutjiadi di sela latihannya di Lapangan Tenis Jakabaring, Palembang, Kamis 16 Agustus 2018.

    Namun, menurut atlet puteri berumur 23 tahun itu, hal itu tak masalah, lapangan itu kalau dipakai terus latihan akan menjadi normal. “Dua hari ke depan kita masih latihan di sini, pasti akan menyesuaikan diri,” katanya.

    Pada Asian Games 2018 nanti, Aldina diturunkan di nomor ganda campuran. Dia berpasangan dengan Christoper Benjamin Rungkat. Sayangnya pada hari pertama latihan, Christo tak bisa ikut uji coba lapangan. “Saya suruh dia istirahat,” kata pelatih Febi Widhianto.

    Febi menceritakan, siang tadi, Kamis 16 Agustus 2018, pukul 11.00 WIB tim tenis Indonesia baru sampai di Palembang, rombongannya istirahat sejenak, setelah itu dia langsung mengajak anak buahnya menjajal Lapangan Tenis Jakabaring yang baru selesai.

    “Nah Christo saya suruh istirahat, dari Jakarta dia mual-mual, tapi bukan masalah besar itu, kurang istirahat saja,” ujar pelatih yang berumur 38 tahun.

    Pasangan ganda campuran Christoi-Aldila ini adalah harapan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) untuk meraih medali emas pada Asian Games 2018. “Mereka sudah kompak di lapangan, besok mereka latihan bersama kembali,” kata Febi.

    Febi juga menjelaskan, tim tenis Indonesia lebih realistis mematok target pada Asian Games 2018, sebabnya, peta kekuatan pemain di Asia ini sangat kuat, terutama dari India, Cina dan Korea yang merupakan negara peringkat atas di dunia.

    “Kita baca peluang hari Sabtu nanti, karena di tanggal 18 Agustus itulah setiap negara peserta berkumpul dan memastikan susunan pemain yang mereka bawa,” tuturnya.

    Pada Asian Games 2018, tim tenis Indonesia sudah memastikan pemain yang akan diturunkan. Untuk tunggal putra, ada Ignatius Anthony Susanto, dan Muhamad Rifqi Fitriadi. Sedangkan pada tunggal puteri, yakni Beatrice Gumulya, dan Aldila Sutjiadi.

    Pada ganda putra, Christoper Benjamin Rungkat/Justin Barki dan David Agung Susanto/ Ignatius Anthony Susanto. Ganda putri adalah Beatrice Gumulya/Jessy Priskila, dan Deria Nur Haliza/Joleta Budiman.

    Baca: Tenis Targetkan Satu Medali Emas Pada Asian Games 2018

    Sedangkan ganda campuran, yakni Christoper Benjamin Rungkat/Aldila Sutjiadi, dan David Agung Susanto/ Jessy Priskila.

    AHMAD SUPARDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.