Selasa, 18 Desember 2018

Golf Asian Games 2018: Tim Putra Indonesia Hanya Raih Peringkat 6

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegolf Indonesia yang akan bertanding di ajang Asian Games 2018, Naraajie Emerald Ramadhan Putra. (dok.PGI)

    Pegolf Indonesia yang akan bertanding di ajang Asian Games 2018, Naraajie Emerald Ramadhan Putra. (dok.PGI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet-atlet golf putra Indonesia memetik pelajaran berharga selama mengikuti permainan cabang golf Asian Games 2018 yang berlangsung di lapangan golf Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 23-26 Agustus.

    "Secara keseluruhan, saya merasa permainan saya kurang memuaskan. Pada permainan hari ketiga, saya kurang sabar dan terbawa suasana hati sehingga bermain di bawah performa," kata atlet golf putra Indonesia Naraajie Emerald Ramadhan Putra kepada Antara selepas permainan putaran terakhir pada Minggu.

    Baca: Asian Games 2018: Karate Tambah Perunggu Lewat Jintar Simanjuntak

    Atlet berusia 18 tahun itu menempati peringkat ties 13 pada nomor perorangan putra dengan total skor 286 atau dua di bawah par.

    Pada permainan Minggu, Naraajie membukukan skor 68 atau empat di bawah par setelah mendapatkan birdie pada hole tiga, lima, enam, dan 10.

    "Saya merasa lebih baik bermain pada hari ini. Pelajaran yang saya dapatkan dalam kejuaraan multi-cabang olahraga seperti ini, harus fokus pada permainan sendiri dan tidak terbawa permainan lawan," kata atlet asal Bandung itu.

    Baca: Hanya Rebut Perunggu Asian Games, Greysia / Apriyani Menangis

    Tim golf putra Indonesia yang terdiri dari Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Jonathan Wijono, Kevin Caesario Akbar, dan Almay Rayhan Yagutah mengumpulkan total skor 860 atau empat di bawah par.

    Mereka menempati peringkat enam pada nomor beregu putra cabang golf Asian Games 2018. Posisi pertama ditenpati Jepang dengan skor -28, disusul Cina dengan -21, dan Korea Selatan di peringkat tiga dengan -19.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.