Perenang Jepang Rikako Ikee, Atlet Terbaik Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perenang Jepang Rikako Ikee setelah penyerahan medali nomor 50 meter gaya bebas putri Asian Games 2018 di Aquatic Centre GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (24/8/2018). Rikako Ikee telah meraih enam emas AG 2018. ANTARA FOTO/INASGOC/Sigid Kurniawan

    Perenang Jepang Rikako Ikee setelah penyerahan medali nomor 50 meter gaya bebas putri Asian Games 2018 di Aquatic Centre GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (24/8/2018). Rikako Ikee telah meraih enam emas AG 2018. ANTARA FOTO/INASGOC/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perenang Jepang Rikako Ikee dinobatkan oleh Komite Olimpiade Asia (OCA) menjadi atlet terbaik atau most valuable player (MVP) di Asian Games 2018. Capaian ini tak terlepas dari prestasi Ikee menyumbang 6 medali emas dan 2 perak bagi Jepang di turnamen multicabang empat tahunan itu.

    Baca: Alasan Jokowi Berikan Bonus Asian Games 2018 Sebelum Penutupan

    "Saya sangat senang dengan capaian ini. Sesungguhnya saya terkejut saat pertama kali mendengar OCA akan memberi penghargaan ini kepada saya. Saya berterima kasih atas pertimbangan mereka," ujar Ikee saat pemberian penghargaan di Main Press Center Asian Games 2018, di Jakarta Pusat, Ahad, 2 September 2018.

    Baca: Jokowi Undang Peraih Medali Asian Games 2018 ke Istana

    Atlet berusia 18 tahun itu tampil ganas di cabang renang. Enam emas ia raih dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya kupu-kupu putri, nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas putri, nomor 4x100 meter gaya bebas estafet putri, dan nomor 4x100 meter gaya ganti estafet putri. Ia menyumbang dua medali perak dari nomor 4x200 meter gaya bebas estafet putri dan 4x100 meter gaya ganti estafet putri.

    Baca: Para Atlet Ini Terima Buku Tabungan Bonus Asian Games dari Jokowi

    Ikee merupakan atlet putri pertama yang meraih gelar MVP ini. Namun Ikee bukan atlet Jepang pertama yang dinobatkan OCA. Sejak gelar MVP pertama kali diadakan di Asian Games pada 1998 di Bangkok, Jepang langsung menyabet gelar itu lewat atletnya Koji Ito yang turun di cabang atletik.

    Empat tahun kemudian, atlet Jepang lain kembali menyabet gelar ini. Kali ini giliran perenang Kosuke Kitajima. Perenang Korea Selatan Park Tae Hwan dan pebulutangkis Lin Dan dari Cina sempat merebut gelar ini dari Jepang pada Asian Games 2006 di Doha dan 2010 di Guangzhou.

    Pada Asian Games 2014 di Incheon, perenang Jepang Kosuke Hagino berhasil merebut kembali gelar ini. Ikee yang mengidolakan sosok Hagino berhasil mengikuti jejak idolanya di Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

    "Setelah kompetisi ini saya berpikir untuk pulang ke Jepang. Saya berpikir untuk kembali lagi ke sini. Indonesia telah menjadi salah satu negara yang memberi banyak kenangan indah bagi saya. Saya senang berada di sini," ujar wanita kelahiran Tokyo itu.

    Ikee mengatakan akan segera bersiap latihan kembali pasca Asian Games 2018. Apalagi dalam dua tahun, Olimpiade akan diselenggarakan di Jepang. Waktu persiapan ini ia sebut harus ia gunakan sebaik-baiknya.

    "Saya sudah tahu apa yang harus saya lakukan. Akan ada Olimpiade di rumah saya. Saya ingin memberikan performa terbaik saya di sana," ujar Ikee.

    Meski begitu, Ikee mengatakan akan bersantai sedikit nanti malam. Ia akan merayakan hasil kerja kerasnya yang telah ia capai.

    Baca: Ini Target dan Perolehan Emas Tim Indonesia di Asian Games 2018

    Data Diri
    Nama: Rikako Ikee
    Tempat Lahir: Tokyo, Jepang
    Tanggal Lahir: 4 Juli 2000
    Tinggi/Berat: 170 cm/57 kilogram
    Pelatih: Norimasa Hirai dan Jiro Miki
    Hobi: Membaca
    Prestasi di Asian Games :
    100 meter gaya kupu-kupu putri (emas)
    50 meter gaya kupu-kupu putri (emas)
    100 meter gaya bebas putri (emas)
    50 meter gaya bebas putri (emas)
    4x100 meter gaya bebas relay putri (emas)
    4x100 meter medley relay putri (emas)
    4x200 meter gaya bebas relay putri (perak)
    4x100 meter gaya ganti relay putri (perak)

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.