Selasa, 13 November 2018

Kirab Pemuda 2018 Kemenpora, Diawali dari Sabang.

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembukaan Kirab Pemuda Kemenpora 2018 di Sabang, Aceh pada 5 September. (Kemenpora)

    Pembukaan Kirab Pemuda Kemenpora 2018 di Sabang, Aceh pada 5 September. (Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat melepas peserta Kirab Pemuda 2018 Kemenpora di Sabang, Aceh pada 5 September, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda (Kemenpora), Faisal Abdullah berharap Kirab Pemuda tahun ini bisa memperkuat semangat kebangsaan berkat kesuksesan Asian Games 2018, dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dan berhasil masuk Guinnes Book of Record.

    Faisal menjelaskan Kirab Pemuda 2018

    Saat melepas peserta Kirab Pemuda 2018 di Sabang, Aceh pada 5 September, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda (Kemenpora), Faisal Abdullah berharap Kirab Pemuda tahun ini bisa memperkuat semangat kebangsaan berkat kesuksesan Asian Games 2018, dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dan berhasil masuk Guinnes Book of Record.

    Faisal menjelaskan Kirab Pemuda 2018 merupakan agenda yang kedua setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2017. Secara konsep kegiatan, Kirab Pemuda 2018 tidak mengalami banyak perubahan. Peserta kirab, menurut Faisal aakn berkeliling kabupaten-kota di seluruh Indonesia, dan juga kegiatan di masing-masing kabupaten yang berbeda.

    “Melaksanakan kegiatan berdasarkan kearifan lokal masing-masing dan ada kegiatan yang berstandar nasional seperti kegiatan pemuda membaca kitab suci bagi para pemeluk agama di satu tempat secara bersamaan,” ujar Faisal.

    Selain itu, Kirab Pemuda 2018 juga diharapkan meningkatkan potensi, kreativitas pemuda, dan kewirausahaan pemuda. “Harus ada pengusaha-pengusaha baru dan bisa menjadi motivasi baru bagi pemuda setempat,” tandas Faisal.

    Kirab Pemuda 2018 dibagi dua zona. Zona I diberangkatkan dari Sabang, dan Zona II diberangkatkan dari Merauke. 90 peserta yang terdiri dari perwakilan seluruh provinsi dan 10 OKP akan mengelilingi Indonesia selama 73 hari dan akan berakhir di Jakarta pada tanggal 13-15 November 2018.

    merupakan agenda yang kedua setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2017. Secara konsep kegiatan, Kirab Pemuda 2018 tidak mengalami banyak perubahan. Peserta kirab, menurut Faisal aakn berkeliling kabupaten-kota di seluruh Indonesia, dan juga kegiatan di masing-masing kabupaten yang berbeda.

    “Melaksanakan kegiatan berdasarkan kearifan lokal masing-masing dan ada kegiatan yang berstandar nasional seperti kegiatan pemuda membaca kitab suci bagi para pemeluk agama di satu tempat secara bersamaan,” ujar Faisal.

    Selain itu, Kirab Pemuda 2018 juga diharapkan meningkatkan potensi, kreativitas pemuda, dan kewirausahaan pemuda. “Harus ada pengusaha-pengusaha baru dan bisa menjadi motivasi baru bagi pemuda setempat,” tandas Faisal.

    Kirab Pemuda 2018 Kemenpora dibagi dua zona. Zona I diberangkatkan dari Sabang, dan Zona II diberangkatkan dari Merauke. 90 peserta yang terdiri dari perwakilan seluruh provinsi dan 10 OKP akan mengelilingi Indonesia selama 73 hari dan akan berakhir di Jakarta pada tanggal 13-15 November 2018.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.