Selasa, 13 November 2018

Asian Para Games 2018: Abdul Halim Yakin Bisa Buat Kejutan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lari 100 meter Abdul Halim (tengah) bersama tandemnya, Ahmad Azlah (kanan) memberikan keterangan usia latihan di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Kamis. Pada Asian Para Games 2018 Jakarta, atlet berusia 34 tahun itu bertekad meraih medali emas. (Antara/Bayu Kuncahyo)

    Atlet lari 100 meter Abdul Halim (tengah) bersama tandemnya, Ahmad Azlah (kanan) memberikan keterangan usia latihan di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Kamis. Pada Asian Para Games 2018 Jakarta, atlet berusia 34 tahun itu bertekad meraih medali emas. (Antara/Bayu Kuncahyo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet lari Abdul Halim bertekad membikin kejutan pada Asian Para Games 2018 Jakarta, 6-13 Oktober. Atlet mengingat persiapan untuk menghadapi kejuaraan empat telah dilakukan dengan maksimal.

    "Saya sudah siap. Ini saatnya saya untuk meraih prestasi tinggi. Peluang memang cukup terbuka," kata Abdul Halim di sela latihan di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Kamis.

    Baca: Bonus Medali Asian Para Games 2018 Bisa Dobel, Ini Sebabnya

    Pada kejuaraan khusus untuk atlet difabel ini, Abdul Halim bakal turun di dua nomor sekaligus yaitu 100 meter dan 200 meter T11 (untuk atlet dengan cacat di mata). Dua nomor ini merupakan spasialisnya dan kemampuannya telah teruji di beberapa kejuaraan internasional.

    Bekal untuk turun di Asian Para Games 2018, atlet asal Jawa Barat memang cukup bagus yang salah satunya adalah meraih medali emas pada ASEAN Para Games 2017 Malaysia. Saat itu mampu mengalahkan dua wakil Thailand, Watbok Peerapon dan S. Songphint.

    "Catatan waktu terbaiknya saya 11,54 detik, tapi masih kalah dengan atlet asal Cina dengan 11,45 detik. Selisih waktu itu saya jadikan motivasi untuk meraih medali emas," kata atlet berusia 34 tahun itu.

    Baca: 3 Cabang Ini Jadi Andalan Indonesia di Asian Para Games 2018

    Tidak hanya selisih waktu yang dekat dengan salah satu unggulan, atlet yang mengalami kebutaan sejak SMA ini juga termotivasi dengan penghargaan dari pemerintah jika dirinya mampu menyumbang medali emas.

    "Siapa yang tidak ingin mendapatkan bonus Rp 1,5 miliar? Makanya saya akan berusaha semaksimal mungkin. Semoga hasil terbaik bisa saya raih di Asian Para Games nanti," kata bapak dua anak itu.

    Selain meraih emas ASEAN Para Games 2017, Abdul Halim juga meraih medali perunggu pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Hanya saja hasil tersebut tidak dijadikan acuan mengingat calon lawan sudah berbeda.

    Baca: Puan: Bonus Atlet Asian Para Games 2018 Setara Asian Games

    Sementara itu, pengurus atletik NPC Indonesia, Slamet Widodo mengatakan jika atletik merupakan andalan untuk meraih medali emas. Target yang dibebankan adalah tiga emas.

    "Untuk sementara Abdul Halim ditargetkan perak. Tapi melihat semangat dan catatan waktunya kami harapkan mampu membuat kejutan dengan meraih emas," katanya saat dikonfirmasi.

    Dari tiga emas yang ditargetkan di Asian Para Games nanti, atlet yang diharapkan mampu menyumbang medali adalah Sapta untuk nomor T43, Kharisma Evi nomor 100 meter T42 dan atlet tolak peluru putri Suparmiati nomor T20.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.