Selasa, 13 November 2018

Tinjau Pelatnas Asian Para Games 2018, Menpora: Pelajari Lawan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim basket kursi roda Indonesia untuk Asian Para Games 2018. Tempo/Egi Adyatma

    Tim basket kursi roda Indonesia untuk Asian Para Games 2018. Tempo/Egi Adyatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Imam Nahrawi mengimbau para pelatih atlet Asian Para Games 2018 untuk mengamati perkembangan teknik dan strategi dari tim negara lain di sisa waktu Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Kota Solo.

    Baca: Kurang dari Sebulan, Begini Kesiapan Asian Para Games 2018

    “Pelajari teknik dari calon-calon lawan, pertama kali ya Tiongkok,” kata Imam saat mengunjungi pusat latihan voli duduk di GOR Baturan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat, 14 September 2018.

    Imam mengatakan, masih ada waktu untuk mempelajari berbagai teknik dan strategi tim lawan untuk mencari celah guna mencuri poin. “Sampai bagaimana mengecoh lawan tapi tetap taat pada regulasi, itu juga musti disiapkan,” kata Imam.

    Imam juga memuji para atlet voli duduk yang terus gigih berlatih sejak Pelatnas dilaksanakan pada Januari lalu. “Mereka atlet yang keren-keren, hebat, luar biasa. Semoga dari tim voli nanti juga bisa memberikan kabar baik, turut menyumbangkan medali emas di Asian Para Games 2018,” kata Imam.

    Baca: Asian Para Games 2018: Ini Atlet Andalan Indonesia di 5 Cabang

    Imam berharap tim voli duduk bisa diberangkatkan ke Jakarta pada Kamis pekan depan, 20 September. “Persiapan sudah sangat matang. Terima kasih kepada pelatih, asisten pelatih, dan atlet. Tantangan dan try out sudah dilalui. Menjelang pertandingan, psikis dan mental mereka butuh support dari seluruh masyarakat Indonesia,” kata Imam.

    Pelatih tim voli duduk, Andri Asrul Setiawan, mengatakan persiapan timnya saat ini sudah 100 persen. “Tinggal adaptasi venue dan game di Jakarta. Refreshing juga perlu setelah penat latihan sejak Januari lalu. Seminggu sekali kami makan dan renang bareng,” kata Andri.

    Andri berujar, timnya juga telah menimba banyak pelajaran saat mengikuti training camp di Malaysia serta try out di Tiongkok beberapa waktu lalu. “Dari try out kami jadi tahu lawan-lawan di Asian Para Games 2018. Di Tiongkok kami dapat peringkat lima dunia, di bawah Tiongkok, Korea, dan Jepang. Ini masih bisa kami tingkatkan,” ujar Andri.

    Baca: Kemenpora Targetkan Peringkat ke-7 di Asian Para Games 2018

    Andri menambahkan, selama ini tim voli duduk juga sudah banyak melakukan pertandingan uji coba dengan para atlet voli umum (berdiri). Dalam beberapa pertandingan, tim voli duduk dapat mendominasi pertandingan. “Kami berani menargetkan tim perempuan untuk mendapatkan medali perunggu,” kata Andri.

    Selain meninjau latihan tim voli duduk, dalam lawatannya ke Kota Solo, Imam Nahrawi juga menyambangi tim balap sepeda (paracycling) Asian Para Games di Velodrome Stadion Manahan, tim anggar di Lapangan Sumber Solo, dan tim goal ball di GOR Blulukan Colomadu, Karanganyar.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.