Rabu, 17 Oktober 2018

Dukung Asian Para Games 2018, Bukalapak Hadirkan 5 Hal di Arena

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo website bukalapak.com. (bukalapak.com)

    Logo website bukalapak.com. (bukalapak.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai salah satu sponsor, Bukalapak aka hadir secara fisik di arena Asian Para Games 2018 yang akan digelar di Jakarta 6-13 Oktober 2018. Perusahaan yang biasa melakukan jual beli online itu akan menggelar acara musik, talk show, membuka gerai penjualan barang merek resmi, serta menghadirkan booth makanan dan food truck.

    Pendiri Bukalapak Achmad Zaky menyatakan olahraga memiliki kesamaan dengan kewirausahaan. “Sama persis dengan bisnis, karena semakin sering dilatih akan semakin sukses,” lata Zaky.

    Karena itulah Bukalapak mendukung Asian Para Games 2018 yang diwujudkan dengan menjadi official prestige partner. Kerja sama perusahaan itu dengan panitia (INAPGOC) diumukan di GBK Arena, Jakarta, Selasa, 2 Oktober.

    Zaky mengatakan Bukalapak melihat Asian Para Games sebagai momentum yang sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Lewat Asian Para Games kita bisa melihat nilai-nilai kehidupan bagi semua orang. Tidak hanya pertandingan, tapi banyak cerita serta semangat juang dari para atlet,” kata dia.

    Pada hari pelaksanaan Asian Para Games 6-13 Oktober mendatang, Zaky menjelaskan Bukalapak akan hadir membawa banyak kejutan. Selama delapan hari berturut-turut akan banyak kegiatan menarik yang disediakan.

    Bukalapak akan membuka booth BukaSemangat yang dapat dinikmati para pengunjung Kawasan Plaza Selatan, Gelora Bung Karno. Akan hadir pula BukaMusik yang akan menjadi panggung bagi musisi papan atas Indonesia selama gelaran ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia ini.

    BukaTalks akan menghadirkan sejumlah narasumber yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi. BukaMall akan menghadirkan barang dari merek resmi dan juga kebutuhan sehari-hari. BukaResto akan menyediakan tempat untuk pengunjung dapat bersantai dan menikmati panganan yang dijual para tenant dan food truck.

    Zaky mengungkapkan semangatnya dalam menyambut event bersejarah ini karena olahraga mampu menyatukan masyarakat. “Indonesia bersatu karena nilai yang ingin disampaikan,” tutup Zaky.

    Direktur Pendapatan dan Sponsor INAPGOC Hasina Hakim mengungkapkan kegembiraan atas dukungan Bukalapak. “Kami sangat senang Bukalapak memilih berperan aktif dan menjadi bagian dari sejarah Asian Para Games. Kreativitas yang dihadirkan tentu akan bermanfaat dan menarik minat pengunjung,” ujad Hasina.

    Bukalapak hanyalah satu dari sejumlah sponsor yang berhasil digaet INAPGOC. Hasinah Hakim menyatakan total dana yang dikantongi mencapai Rp 200 miliar. Sebanyak Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar dukungan dalam bentuk uang tunai dari bank dan sisanya berbentuk produk. "Itu (sponsorship) untuk mendukung semua kebutuhan atlet," kata Hasinah di GBK Arena, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Menurut Hasinah, berbagai produk yang diberikan sponsor secara umum terdiri dari makanan dan minuman. Ia mengatakan produk tersebut amat dibutuhkan atlet di setiap pertandingan. Hingga saat ini, lanjutnya, panitia masih menerima sponsorship bila ada pihak yang ingin terlibat. Namun khusus untuk sponsor utama panitia sudah menutup kesempatan. Beberapa sponsor utama yang terlibat di antaranya Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, BukaLapak, dan Allianz.

    Sebelumnya, kata Hasinah, sempat kesulitan mencari pendanaan. Pasalnya, panitia harus bersaing dengan Asian Games 2018. Menurut dia, tidak sedikit calon sponsor yang menyamakan acara Asian Games dengan Asian Para Games. "Setelah dijelaskan dan sehari setelah Asian Games selesai para sponsor banyak yang menghubungi kami," ucapnya.

    Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto mengaku bangga bisa terlibat dalam pendanaan di Asian Para Games. Sebab, ucapnya, Indonesia belum tentu akan menjadi tuan rumah lagi bagi pesta olahraga empat tahunan bagi atlet disabilitas tersebut. "Harapan kami prestasi atlet Indonesia bisa melebihi target 16 medali emas," kata dia.

    Asian Para Games 2018 akan digelar 6-13 Oktober 2018 di Jakarta. Sebanyak 43 negara dijadwalkan bakal bertanding di 18 cabang olahraga. Pemerintah menargetkan atlet Indonesia bisa meraih 16 medali emas.

    ASIANPARAGAMES2018 | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.