Selasa, 13 November 2018

Jadwal Asian Para Games Ahad Ini: Indonesia Berpeluang Rebut Emas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesta kembang api memeriahkan Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Oktober 2018. Ajang olahraga terbesar se-Asia untuk atlet difabel, Asian Para Games 2018, akan melombakan 18 cabang olahraga yang digelar di 19 venue di Jakarta pada 6-13 Oktober dengan atlet peserta mencapai 714 orang. ANTARA

    Pesta kembang api memeriahkan Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Oktober 2018. Ajang olahraga terbesar se-Asia untuk atlet difabel, Asian Para Games 2018, akan melombakan 18 cabang olahraga yang digelar di 19 venue di Jakarta pada 6-13 Oktober dengan atlet peserta mencapai 714 orang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesta olahraga atlet disabilitas Asia, Asian Para Games 2018, sudah dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu malam. Ahad ini, perburuan medali resmi dimulai.

    Ada empat cabang olahraga yang mulai memperebutkan medali emas yang dimulai dari para-renang. Sedikitnya ada 16 medali emas yang diperebutkan di Stadion Renang GBK itu. Atlet Indonesia yang turun diantaranya, Sofyan yang akan unjuk kemampuan pada nomor 50 meter gaya bebas S7.

    Pada cabang para-renang, Indonesia menargetkan empat medali emas. Jendi Pangabean menjadi salah satu atlet yang diharapkan menyumbang hasil terbaik untuk kontingen Indonesia.

    "Sebelum turun di Asian Para Games, saya terus berlatih keras. Saya juga melakukan try out di luar negeri yaitu di Berlin, Jerman. Hasil di sana cukup bagus karena meraih satu emas. Semoga hasil lebih baik bisa saya raih di sini," kata atlet asal Palembang itu.

    Setelah para-renang, cabang yang memperebutkan medali emas adalah anggar kursi roda. Ada empat emas yang diperebutkan pada kejuaraan yang digelar di Cibubur, Jakarta, itu.

    Ada dua cabang lagi yang menjadi incaran bagi kontingen Indonesia yaitu para-angkat berat dan bulu tangkis. Untuk para-angkat berat, Indonesia ditargetkan mampu menyumbang satu medali emas. Pada hari pertama pelaksanaan pertandingan ada tiga emas yang diperebutkan.

    I Nengah Widiasih bakal menjadi andalan kontingen tuan rumah. Turun pada kelas 41 kg, atlet asal Bali ini diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik. Apalagi sederet prestasi internasional pernah diraih termasuk medali pada Paralimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brasil.

    Atlet yang akrab dipanggil Widi ini mengaku peluang untuk meraih emas memang terbuka meski lawan yang dihadapi juga berat yang salah satunya wakil dari Cina yaitu Cui Zhe yang merupakan peraih perak Paralimpiade 2016 lalu.

    "Peluangnya 50:50 untuk merebut peringkat pertama (emas). Yang jelas, dia (Cui Zhe) lawan terkuat saya," kata I Nengah Widiasih sebelumnya.

    Cabang olahraga terakhir yang bakal memperebutkan medali emas adalah bulu tangkis. Ini adalah salah satu cabang unggulan Indonesia untuk mendulang medali emas. Pada cabang ini, tuan rumah menargetkan empat medali emas.

    Bulu tangkis sendiri memulai pertandingan di Istora Senayan Jakarta sejak Sabtu sebelum pembukaan. Emas yang diperebutkan hari ini adalah dari nomor beregu. Indonesia sudah meloloskan tim putra ke semifinal.

    Asian Para Games 2018 diikuti sebanyak 2.762 atlet dari 43 negara. Lebih dari 500 medali emas bakal diperebutkan pada pertandingan 18 cabang olahraga. Indonesia sendiri menargetkan masuk 10 besar dengan raihan 16-17 medali emas.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.