Selasa, 16 Oktober 2018

Asian Para Games 2018: Rica Oktavia Pecahkan Rekor Asia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Para-atletik Indonesia Rica Oktavia gembira meraih medali emas Asian Para Games 2018 dari kategori T20 putri. (Antara)

    Atlet Para-atletik Indonesia Rica Oktavia gembira meraih medali emas Asian Para Games 2018 dari kategori T20 putri. (Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet Para-atletik Indonesia Rica Oktavia meraih emas Asian Para Games 2018 dengan lompatan sejauh 5,25 meter di kategori T20 putri. Dalam lomba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, ia juga berhasil memecahkan rekor Asia yang bertahan sejak tahun 2016.

    "Alhamdulillah bisa melewati rekor Asia. Saya senang bisa mencapai target medali emas," kata Rica seusai lomba.

    Rekor Asia lompat jauh T20 putri sebelumnya dipegang oleh atlet Malaysia Siti Noor Radiah Ismail dengan jarak lompatan 5,20 meter yang dicatatkan di Paralimpiade 2016 di Brasil.

    Pada Asian Para Games 2018 ini Siti Noor Radiah meraih perak dengan lompatan sejauh 5,18 meter. Medali perunggu di nomor ini direbut oleh atlet Jepang Sakai Sonomi dengan capaian lompatan 5,02 meter.

    Mendapatkan medali emas di Asian Para GAmes tidak membuat Rica Oktavia terlena. Sebab, dia masih mengincar tampil di ajang multicabang olahraga disabilitas terbesar di dunia. "Saya mau bertanding di Paralimpiade 2020 di Tokyo," ujar dia.

    Sukses meraih medali emas membuat atlet berusia 25 tahun itu dipastikan meraih bonus Rp 1,5 miliar dari pemerintah. Rica pun sudah memiliki rencana terkait hal itu. "Saya mau menaikkan haji ayah dan ibu," tutur dia.

    Di Asian Para Games ini, Rica tampil di dua nomor. Selain lompat jauh T20 putri, dia juga berkompetisi di tolak peluru F20 putri. Namun, di tolak peluru F20 itu, Rica tidak berhasil meraih medali. Di nomor tersebut, Indonesia mendapatkan dua medali, yakni medali emas dari Suparniyati dengan tolakan sejauh 10,75 meter dan perunggu dari Tiwa dengan tolakan 6,44 meter.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.