Rabu, 17 Oktober 2018

Asian Para Games 2018: Para Tenis Meja Optimistis Emas Lagi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi petenis meja Indonesia, David Jacobs, saat mengembalikan bola ke arah lawannya, wakil Cina, Liao Han, dalam babak final tenis meja putra TT10 Asian Para Games 2018 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. Perolehan dari David ini adalah emas kedua yang diraih Indonesia dalam arena Asian Para Games hari ini, Selasa. ANTARA

    Aksi petenis meja Indonesia, David Jacobs, saat mengembalikan bola ke arah lawannya, wakil Cina, Liao Han, dalam babak final tenis meja putra TT10 Asian Para Games 2018 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. Perolehan dari David ini adalah emas kedua yang diraih Indonesia dalam arena Asian Para Games hari ini, Selasa. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Indonesia optimistis dapat menambah emas di nomor ganda tenis meja pada ajang Asian Para Games 2018.

    Babak penyisihannya nomor ganda dimulai pada Rabu di Ecovention Ancol, Jakarta. Sebanyak 17 pasang tim Indonesia turun pada hari pertama babak penyisihan ganda tersebut.

    Salah satu pasangan yang diharapkan menyumbang emas adalah David Jacobs dan Komet Akbar yang akan berhadapan dengan pasangan dari Thailand Bunpot Sillapakong dan Chanyut Uthaisar pada kelas TT10.

    Baca: Asian Para Games 2018: Peluang Emas Indonesia Rabu Ini

    "Di nomor ganda peluangnya sangat baik, karena China tidak main di nomor ganda, mudah-mudahan kami bisa bermain baik dan kompak," kata dia.

    Atlet yang bermain di nomor ganda TT6-7 Janson Georly juga berharap bisa mendapatkan medali pada kesempatan tersebut. Janson akan berpasangan dengan Rahmad Hidayat.

    "Saya berharap dinomor ganda bisa memberikan yang terbaik dan mendapat medali," kata dia.

    Baca: Asian Para Games: Ogah Lepas Jilbab, Miftahul Terdiskualifikasi

    Salah satu pelatih kontingen Indonesia Widhie Hapsara Purba sangat berharap nomor ganda dapat memberikan hasil terbaik seperti nomor tunggal.

    "Kita sudah sangat bangga nomor tunggal memberikan hasil yang baik, saya harap di nomor ganda Indonesia juga mendapatkan hasil yang sama," kata dia.

    Sebelumnya tim tenis meja Asian Para Games 2018 telah mengkoleksi empat medali di nomor tunggal, yaitu satu emas, satu perak dan dua perunggu.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.