Jadwal Asian Para Games Jumat Ini: Peluang Emas dari Bulu Tangkis

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Atlet bulu tangkis difabel berlatih dan menjajal <i>venue</i> di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Sejumlah persiapan dilakukan untuk menyukseskan perhelatan Asian Para Games 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis
Atlet bulu tangkis difabel berlatih dan menjajal venue di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Sejumlah persiapan dilakukan untuk menyukseskan perhelatan Asian Para Games 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Pesta olahraga penyandang disabilitas Asian Para Games 2018 Jakarta mulai memasuki hari-hari terakhir. Pada Jumat ini, 12 Oktober 2018, Indonesia masih mengejar perolehan emas meski target sudah terpenuhi.

Hingga hari ketujuh pelaksanaannya, Jumat, kontingen Indonesia telah mengumpulkan 24 medali emas, 33 perak dan 39 perunggu sedangkan targetnya adalah 17 emas. Sementara untuk posisi puncak diduduki Cina dengan 137 emas, 69 perak dan 49 perunggu.

Upaya pemain Indonesia untuk terus mengejar medali tidaklah kendur. Masih ada salah satu cabang favorit yang saat ini memulai babak final dari bulu tangkis. Ada sembilan medali emas yang bakal diperebutkan di Istora Senayan, Jakarta, hari ini.

Dua peluang emas sudah di depan mata setelah Leani Ratri Oktila melaju ke final untuk dua nomor sekaligus yaitu tunggal puti SL4 dan ganda putri SL3-SU5 yang berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko.

Pada final tunggal putri SL4, Leani Ratri Oktila akan menghadapi lawan tangguh asal China, Hefeng Chang. Sedangkan pada nomor ganda putri, salah satu andalan Indonesia yang berpasangan Khalimatus akan berhadapan dengan ganda China, Hefeng Chang-Huihui.

Meski peluang memang cukup terbuka, namun Leani mempunyai catatan buruk saat menghadapi Hefeng. Namun, pada Asian Para Games 2018 ini mengaku akan habis-habisan, apalagi pada kejuaraan empat tahunan ini digelar di rumah sendiri. "Kalau sekarang persiapan hampir 10 bulan lebih, terus kalau lihat dari pertandingan kemarin saya, kami, cukup optimistis," kata Leani Ratri.

Pada cabang bulu tangkis, Indonesia menargetkan mampu meraih empat medali emas. Saat ini satu emas sudah diraih lewat nomor beregu putra. Selain dari tunggal putri dan ganda putri, peluang emas juga terjadi pada nomor tunggal putra maupun ganda putra.

Selain bulu tangkis, dua hari menjelang penutupan Asian Para Games 2018 ada 12 cabang olahraga lain yang memperebutkan medali emas. Cabang para atletik menjadi yang terbanyak yaitu 30 medali emas disusul renang dengan 16 emas serta catur 12 emas.

Catur yang sudah menyumbang enam medali emas tiga perak dan tiga perunggu dari catur standar, terus berupaya mengejar emas dari nomor catur cepat. Hal tersebut juga diakui oleh manajer timnas catur Indonesia Heri Isranto. Menurut dia ada beberapa pecatur yang memuncaki klasemen sementara.

"Kita masih optimistis, masih ada peluang emas. Secara grafik, prestasi atlet catur Indonesia di kategori catur cepat hingga babak keempat mengalami peningkatan," kata manajer timnas catur Indonesia Heri Isranto.

Menurut dia, peluang emas akan terlihat pada babak kelima yang dipertandingkan di GOR Cempaka Putih Jakarta, Jumat. Beberapa atlet catur Indonesia banyak yang memimpin seperti dari kelas VI-B1 (tuna netra) melalui Edy Suryanto dengan 3,5 poin. Berikutnya sektor putri ada Tati Karhati dengan 3,5 poin.

Di kelas PI (daksa) perorangan pria Maksum Firdaus mendapat 2,5 poin dan Sutikno 3 dan untuk putri ada Simanja Nasip Farta, Roslinda Manurung dan Yuni. Sedangkan kelas B2/B3 perorangan pria ada Gayuh Satrio mendapat 3 poin dan untuk putri ada Sedangkan untuk putri ada Aisah Wijayanti Brahmana mendapat 2,5 poin.

Catur, pada pelaksaan pada hari keenam ini, akan memperebutkan 12 medali emas. Sedangkan Indonesia sebelumnya menargetkan empat emas dan semuanya sudah terpenuhi bahkan sudah melebihi target.

Selain cabang-cabang di atas, perebutan medali Asian Para Games masih akan berlangsung di balap sepeda, lawn bowl, tenis meja, boccia, angkat berat, tenis kursi roda, goalball, menembak, dan basket kursi roda.




Berita Selanjutnya





Jadwal Madrid Spain Masters 2023 Selasa Ini: 10 Wakil Indonesia Bertanding, Ada Fajar / Rian dan Fikri / Bagas

6 jam lalu

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardian berjabat tangan saat bertanding melawan pebulu tangkis asal China He Ji Ting/Zhou Hao Dong dalam pertandingan semifinal All England 2023 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Minggu, 19 Maret 2023. ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI
Jadwal Madrid Spain Masters 2023 Selasa Ini: 10 Wakil Indonesia Bertanding, Ada Fajar / Rian dan Fikri / Bagas

Empat wakil Indonesia di antaranya akan bermain dari babak kualifikasi di Madrid Spain Masters 2023 hari ini, Selasa, 28 Maret 2023.


6 Catatan dari Turnamen Bulu Tangkis Swiss Open 2023

17 jam lalu

Juara dan Runner-up Ganda Putri Swiss Open 2023. Instagram/Yonex Swiss Open
6 Catatan dari Turnamen Bulu Tangkis Swiss Open 2023

Turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2023 sudah tuntas digelar di Basel, Swiss, 21-26 Maret 2023.


Top 3 Sport: Kata Pakar soal Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Rekap Swiss Open 2023, Undian Piala Sudirman

1 hari lalu

Massa aksi yang tergabung dalam PA 212 membawa poster saat menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin, 20 Maret 2023. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan mereka terhadap ikutnya Israel dalam ajang Piala Dunia U-20 yang bakal digelar di Indonesia Mei 2023.  TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Top 3 Sport: Kata Pakar soal Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Rekap Swiss Open 2023, Undian Piala Sudirman

Berita terpopuler dari dunia olahraga masih berkisar pada penolakan terhadap timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023. Sisanya dari dunia bulu tangkis,


Rekap Hasil Final Swiss Open 2023: Jepang Jadi Juara Umum, Raih Dua Gelar

1 hari lalu

Juara dan Runner-up Ganda Putri Swiss Open 2023. Instagram/Yonex Swiss Open
Rekap Hasil Final Swiss Open 2023: Jepang Jadi Juara Umum, Raih Dua Gelar

Cina membawa pulang satu gelar dari Swiss Open 2023 dari ganda campuran Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.


Jafar / Aisyah Juara Turnamen Bulu Tangkis Vietnam International Challenge 2023

1 hari lalu

Ganda campuran Jafar Hidayatullah / Aisyah Salsabila Putri Pranata menjuarai Vietnam International Challenge 2023 usai mengalahkan wakil Thailand Tanupat Viriyangkura/Ornicha Jongsathapornparn dengan skor 19-21, 21-14, 22-20 di Ha Noi, Vietnam, Minggu, 26 Marer 2023. (ANTARA/PBSI)
Jafar / Aisyah Juara Turnamen Bulu Tangkis Vietnam International Challenge 2023

Indonesia meraih satu gelar juara dalam turnamen bulu tangkis Vietnam International Challenge 2023 melalui Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila.


Banyak Pemain Cedera di Swiss Open 2023, Kabid Binpres PP PBSI Akan Cari Akar Masalahnya

1 hari lalu

Gregoria Mariska Tunjung. Dok. PBSI
Banyak Pemain Cedera di Swiss Open 2023, Kabid Binpres PP PBSI Akan Cari Akar Masalahnya

Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky mempertanyakan penyebab banyak pemain tim bulu tangkis Indonesia yang cedera di Swiss Open 2023.


Siti Fadia Ingin Apriyani Rahayu Fokus Pemulihan Cedera sebelum Kualifikasi Ompiade 2024

2 hari lalu

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Siti Fadia Ingin Apriyani Rahayu Fokus Pemulihan Cedera sebelum Kualifikasi Ompiade 2024

Siti Fadia Silva Ramadhanti menginginkan pasangannya, Apriyani Rahayu, untuk fokus memulihkan cedera bahu kanan setelah mundur dari Swiss Open 2023.


Gagal ke Final Swiss Open 2023, Gregoria Mariska Tunjung Akui Tak Bisa Lepas dari Tekanan Lawan

2 hari lalu

Gregoria Mariska Tunjung di All England 2023. Doc. PBSI.
Gagal ke Final Swiss Open 2023, Gregoria Mariska Tunjung Akui Tak Bisa Lepas dari Tekanan Lawan

Gregoria Mariska Tunjung kalah melawan wakil Thailand unggulan keenam, Pornpawee Chochuwong, di semifinal Swiss Open 2023, setelah bermain tiga game.


Mundur di Semifinal Swiss Open 2023, Apriyani Rahayu Ungkap Kondisi Cedera Bahunya

2 hari lalu

Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Dok: Tim Media PBSI.
Mundur di Semifinal Swiss Open 2023, Apriyani Rahayu Ungkap Kondisi Cedera Bahunya

Apriyani Rahayu mengatakan masalah bahu, yang membuat dia dan Siti Fadia terhenti di semifinal Swiss Open 2023,sudah terasa sejak babak awal.


Rekap Hasil Swiss Open 2023: Indonesia Gagal Tempat Wakil di Final, Gregoria dan Apriyani / Fadia Kandas

2 hari lalu

Gregoria Mariska Tunjung. ANTARA/Sigid Kurniawan
Rekap Hasil Swiss Open 2023: Indonesia Gagal Tempat Wakil di Final, Gregoria dan Apriyani / Fadia Kandas

Indonesia gagal menempatkan wakil di babak final turnamen Swiss Open 2023 setelah dua wakil yang tampil sama-sama kandas di semifinal.