Minggu, 27 Mei 2018

Asian Games 2018: Wapres JK Ingin Soal Transportasi Cepat Diatasi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau Velodrome yang akan digunakan pada Asian Games 2018 mendatang, di Rawamangun, Jakarta, 27 April 2018. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan arena yang akan digunakan untuk balap sepeda dalam Asian Games 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau Velodrome yang akan digunakan pada Asian Games 2018 mendatang, di Rawamangun, Jakarta, 27 April 2018. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan arena yang akan digunakan untuk balap sepeda dalam Asian Games 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 Jusuf Kalla meminta masalah transportasi di Asian Games 2018 dapat segera diselesaikan. Saat ini kemacetan di Jakarta membuat waktu tempuh dari Wisma Atlet di Kemayoran menuju venue pertandingan di Gelora Bung Karno masih dinilai terlalu lama. 
     
    JK mengatakan Komite Olimpiade Asia (OCA) telah meminta waktu tempuh dari wisma atlet ke venue maksimal 34 menit. Namun JK mengatakan hal ini masih belum dapat dipenuhi bahkan saat ini menguji coba sendiri. Waktu tempuh yang dicoba JK baru sebatas 43 menit.

    Baca: Antisipasi Teror, Pengamanan Asian Games 2018 Berlapis

    "Jadi pak polisi, anda butuh setidaknya mempercepat 15 menit dalam keadaan normal. Perlu traffic management yang baik, dari waktu tempuh 43 menit menjadi 34 menit," kata JK saat menjadi keynote speaker di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018.
     
    Isu transportasi ini memang masih menjadi masalah yang belum dapat diselesaikan. Sejak test event pada bulan Februari 2018 lalu kemacetan ini dikeluhkan oleh atlet dari negara tamu yang hadir. Mereka menilai keterlambatan akibat kemacetan cukup membuat mereka kelelahan.
     
    Panitia Pelaksana Asian Games 2018 bersama kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi terkait hal ini. Beberapa solusi dibuat, mulai dari meliburkan anak sekolah hingga memperluas kawasan aturan pembatasan ganjil genap bagi kendaraan roda empat.

    Baca: Menteri Puan: Prestasi Atlet Asian Games 2018 Harus Sebaik Venue

    JK yang merupakan Wakil Presiden Indonesia juga berharap Asian Games 2018 ini dapat menjadi cerminan positif Indonesia di mata dunia. "Asian Games ini akan ditonton oleh 4 miliar orang. Maka itulah banyak yang ingin mensponsori. Itu semua jadi bagian dari program ini," kata JK.

     
    Asian Games 2018 akan dimulai pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Akan ada 40 cabang yang akan dipertandingkan, 30 di antaranya di Jakarta dan sisanya di Palembang. Di Jakarta pertandingan akan lebih banyak dipertandingkan di Kompleks Gelora Bung Karno. Selain itu ada pula pertandingan yang digelar di Jakarta International Expo Kemayoran, Taman Mini Indonesia Indah, Equestrian Pulo Mas, dan Velodrome di Rawamangun.
     
    EGI ADYATAMA 

     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.