Minggu, 19 Agustus 2018

Asian Games 2018: Taiwan Ancam Dominasi Korea di Panahan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet panahan Korea Selatan, Oh Jin Hyek. (bbc.co.uk)

    Atlet panahan Korea Selatan, Oh Jin Hyek. (bbc.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Korea Selatan ingin kembali menyapu bersih medali emas pada Asian Games 2018. Tapi, upaya mereka akan coba dihadang Taiwan. Prediksi ini menyusul hasil dalam turnamen Archery World Cup 2018 di Berlin, Jerman, pada pekan lalu.

    Baca: Ini Hasil Undian Ulang Sepak Bola Asian Games 2018

    Di turnamen itu Korea Selatan meraih dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu dari nomor recurve. Kemudian, Taiwan berhasil menyamai perolehan medali emas Korea Selatan lewat tim putra dan campurannya.

    Baca: Asian Games: Rahasia Korea Selatan Bisa Mendominasi Panahan ...

    Wei Chun-Heng, pemain dengan peringkat delapan dunia dalam nomor putra, menjalankan peran pentingnya di dua kemenangan Taiwan bersama Tan Ya-Ting, pemain peringkat lima dalam nomor putri.

    Baca: Diharapkan Pertahankan Emas Asian Games, Apa Kabar Maria Londa?

    Mereka berkontribusi besar pada kemenangan tim campuran panahan Taiwan. Wei dan Tan merupakan atlet panahan papan atas dunia yang berasal dari Asia, selain para atlet dari Korea Selatan seperti Chang Hye Jin dan Kim Woojin.

    Menjelang Asian Games 2018, hasil turnamen di Jerman itu pun membuat Korea Selatan patut waspada. Meskipun mereka sudah lama mendominasi cabang panahan di Asian Games dengan telah mengoleksi 38 emas dan Taiwan baru mendapatkan 1 emas. Jepang yang menjadi pesaing terdekatnya pun baru mengumpulkan total 7 medali emas.

    Korea Selatan juga tercatat selalu menjadi tim terbaik di cabang panahan sejak Asian Games 1982 di New Delhi, India, sampai Asian Games 2014 di kandangnya sendiri, Incheon.

    Meski begitu, catatan yang terbilang baik Taiwan di Archery World Cup meresahkan Korea Selatan. Asosiasi Panahan Korea Selatan mengatakan Taiwan berkembang pesat di bawah pelatih asal Korea Selatan yang juga pernah meraih medali pada Asian Games 1986, Koo Ja-chung.

    "Kami merasa Taiwan telah menjadi rival terbesar kami di Asian Games," kata pejabat federasi panahan Korea Selatan seperti dikutip dari agensi berita asal Korea Selatan, Yonhap. "Jepang juga mengambil langkah besar, dengan menatap pada Olimpiade 2020 di Tokyo."

    Korea Selatan telah menyapu bersih medali emas dalam nomor recurve pada Asian Games 1990, 1998, 2006, dan 2010.

    Sedangkan Indonesia tidak menetapkan target medali emas pada cabang panahan. Hanya saja beberapa atlet panahan seperti Diananda Choirunnisa berambisi untuk tampil mengejutkan dengan mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di cabang panahan.

    Sejauh ini prestasi terbaik Indonesia adalah meraih medali perak pada Asian Games 1982 dan 1994. Pada Asian Games 1982 tim putra Indonesia yang diperkuat Tatang Ferry Budiman, Donald Pandiangan, dan Surardi Rukimin harus mengakui keunggulan tim Korea Selatan. Pada Asian Games 1994 Cina mengungguli tim putri Indonesia yang saat itu diperkuat Dahliana, Rusena Gelanteh, dan Purnama Pandiangan.

    Baca: Asian Games Mirip Olimpiade Mini, Diananda Targetkan Emas

    Pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, cabang olahraga panahan rencananya akan diselenggarakan di GBK Archery Field pada 22-28 Agustus 2018.

    YONHAP | ERVIRDI RAHMAT

    l


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.