Minggu, 19 Agustus 2018

Tinjau Pelatnas Asian Games, Menpora: Ibarat Resepsi Pernikahan..

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meninjau pelatnas sepatu roda Asian Games 2018 di Cluster Aralia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 9 Agustus 2018. (kemenpora.go.id)

    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meninjau pelatnas sepatu roda Asian Games 2018 di Cluster Aralia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 9 Agustus 2018. (kemenpora.go.id)

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Imam Nahrawi meninjau sejumlah arena pertandingan dan pelatnas atlet Asian Games 2018 pada Kamis, 9 Agustus 2018. Lokasi yang dia datangi antara lain pelatnas sepatu roda di Bekasi, lapangan softball dan squash di Gelora Bung Karno Senayan, serta tempat latihan jetski di Ancol.

    Agenda peninjauan itu, menurut Imam, sebagai salah satu upaya memastikan kelengkapan fasilitas Asian Games 2018. Ia optimistis, semua kekurangan bisa terpenuhi sebelum Asian Games tahun ini dimulai. “Ibarat persiapan resepsi pernikahan, jelang hari H biasanya ada saja pernak-pernik yang kurang. Tapi bukan hal yang prinsipil, dan masih ada waktu dilengkapi,” kata dia.

    Saat meninjau arena squash Menpora cukup terkesan. Ia menilai venue itu sebagai salah satu yang terbaik. “Saya kira, ini venue (Lapangan Squash) paling baik yang kita miliki,” kata dia.

    Dengan kondisi lapangan yang baik, Menteri Imam berharap hal itu meningkatkan semangat dan motivasi para atlet squash. Olahraga tersebut juga dinilainya semakin banyak peminat, dan ia berharap agar momen Asian Games bisa jadi ajang pembuktian tim nasional squash Indonesia untuk mempromosikan cabang olahraga itu hingga ke penjuru negeri.

    “Apalagi atlet kita yang mencoba lebih awal lapangan ini, itu jadi kelebihan dan motivasi untuk Squash,” kata Imam lagi.

    Imam juga meminta kepada awak media agar memerhatikan kondisi psikologis atlet dalam pemberitaannya. Seperti fasilitas venue dan para atlet ia minta jangan dibebankan ke peserta Asian Games. “Jadikan semangat para atlet berada diposisi puncak, untuk berikan yang terbaik,” kata Nahrawi.

    Terkait keluhan tentang peralatan atlet Softball yang masih tertahan di Bea Cukai, Imam menyatakan sudah meminta kepada Ketua PB Squash Indonesia untuk memenuhi dan memperhatikan kebutuhan atlet secara detail.

    “Saya tadi perintahkan (Ketua PB Softball), (peralatan )yang ada di bea cukai untuk segera ditarik. Karena memang begitu banyak elemen kebutuhan atlet yang harus ditangani secara detail,” kata Menpora.

    SAPRI MAULANA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.