Minggu, 19 Agustus 2018

Skateboard Memburu Emas Asian Games 2018 Berbekal Atlet Belia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet pelatnas skateboard Indonesia untuk Asian Games 2018 berlatih di BSD Xtreme Park, Tangerang, Kamis, 9 Agustus 2018. Tempo/Egi Adyatama

    Atlet pelatnas skateboard Indonesia untuk Asian Games 2018 berlatih di BSD Xtreme Park, Tangerang, Kamis, 9 Agustus 2018. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatnas Skateboard Indonesia telah menetapkan enam atlet untuk menghadapi Asian Games 2018 mendatang. Pertama kalinya dipertandingkan di Asian Games, skateboard Indonesia bertumpu pada sejumlah pemain belia.

    Saat ini pelatnas skateboard diisi oleh tujuh atlet. Mereka adalah Sanggoe Dharma Tanjung (16 tahun) dan Gregorius Aldwin (23 tahun) di nomor street putra, dan ada Aliqqa Novvery (9 tahun), dan Nyimas Bunga Cinta (12 tahun) di nomor street putri. Sementara itu di nomor Park, ada Jason Dennis Lijnzaat (14 tahun) dan Pevi Permana Putra (30 tahun). Satu nama lagi adalah skater asal Jawa Barat Wanda Septiadi yang jadi pemain cadangan.

    Baca: Asian Games 2018: Berkekuatan 6 Atlet, Skateboard Berharap Emas

    Meski dihuni mayoritas pemain muda, namun pelatih Pelatnas Skateboard Indonesia Yudi A Toengkagie yakin akan kualitas anak asuhnya.

    "Kita pasti seleksi, yang kita dapat pemain-pemain ini. Yang kami pikir mereka pantas mewakili Indonesia. Secara kemampuan juga mumpuni. Selama pelatnas juga progres mereka juga bagus," ujar Yudi saat ditemui di lokasi pelatnas Skateboard Indonesia untuk Asian Games 2018, di BMX Xtreme Park, Bumi Serpong Damai, Tangerang, Kamis, 9 Agustus 2018.

    Baca: Lepas Kontingen Asian Games 2018, Jokowi: Target Tak Boleh Kurang

    Bagi sejumlah atlet, Asian Games ini menjadi turnamen besar pertama mereka. Bahkan bagi Aliqqa, ini menjadi turnamen internasional pertama. Meski begitu ada pula sosok Pevi Permana yang pernah menembus 40 besar dunia pada 2009 lalu. Atlet asal Jawa Barat itu pula pernah meraih juara 3 di Asian Indoor Game 2007 di Macau.

    Ini merupakan kali pertama skateboard dipertandingkan di Asian Games. Olahraga jalanan ini juga ke depannya akan dipertandingkan di Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang. Terpilihnya atlet muda, menurut Yudi, juga merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang untuk menghadapi Olimpiade 2020. Meski bermaterikan atlet belia, namun Yudi masih optimistis dapat menyumbang medali emas.

    Baca: Asian Games 2018: Timnas U-23 Antisipasi Umpan Silang Taiwan

    "Insya Allah sih bisa. Biar bagaimana juga Jepang dan beberapa negara lain perlu kita waspadai. Tapi Insya Allah bisa lah. Di nomor street dan park putra. Di kelas putri Inshaallah Bunga mungkin bisa mencuri satu mungkin," ujar Yudi.

    Untuk meningkatkan kualitas para atlet, pelatnas selama sebulan sempat digelar di Amerika Serikat. Di sana mereka mendapat latihan trik langsung dari pelatih asing.

    Baca: Target Indonesia di Asian Games 2018: 16 Emas, Masuk 10 Besar

    "Lebih ke pelatih kasih pelajaran kepada mereka agar semangat dan masukan-masukan terhadap trik-teik agar mereka pelajari. Mereka bisa menerima itu dan jelas saat ini sudah ada perkembangan," kata Yudi.

    Cabang olahraga skateboard akan diselenggarakan di Jakabaring Sport City di Palembang. Skateboard akan digelar selama dua hari yakni pada 28 dan 29 Agustus 2018.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.