INAPGOC Benahi Wisma Atlet Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur pejalan kaki di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/9). Berbagai persiapan dilakukan di tempat tersebut guna menyambut Asian Para Games 2018. ANTARA/Aprillio Akbar

    Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur pejalan kaki di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/9). Berbagai persiapan dilakukan di tempat tersebut guna menyambut Asian Para Games 2018. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Asian Para Games 2018 (INAPGOC) terus membenahi fasilitas Wisma Atlet Kemayoran. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran Riski Renando mengatakan setiap kamar sudah siap dihuni oleh atlet disabilitas dan tim pendukung (official).

    Baca: Ini Target Jokowi untuk Atlet Asian Para Games 2018

    Menurut Riski, fasilitas utama pendukung bagi atlet disabilitas bahkan sudah rampung sebelum perhelatan Asian Games bergulir. "Fasilitas seperti lift dan ram (tanjakan bagi pengguna kursi roda) sudah ada," kata dia di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis, 27 September 2018.

    Ia menjelaskan tak ada perubahan signifikan dari sisi interior kamar atlet. Fasilitas standar bagi penyandang disabilitas, seperti ram, pegangan di dinding kamar mandi sudah terpasang di setiap kamar yang akan dihuni atlet. Begitu juga dengan pemandu jalan yang merupakan petunjuk bagi atlet tunanetra. "Tempat tidurnya dari dua menjadi tiga," ucap Riski.

    Tempo berkesempatan melihat kamar yang akan diisi atlet. Fasilitas seperti ram dan pemandu jalan sudah terlihat sejak di pintu utama wisma. Dari lobby, atlet disabilitas mempunyai akses lift khusus sebanyak tiga unit. Kendati dari aspek infrastruktur gedung sudah siap namun pernak pernik atau ornamen Asian Para Games 2018 belum terlihat.

    Baca: Jokowi Jamin Bonus Asian Para Games Sama Dengan Asian Games

    Riski menambahkan total ada tujuh tower yang akan digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Sebanyak lima tower dialokasikan untuk atlet dan official. Sementara sisanya digunakan oleh panitia Inapgoc. Total ada 1.000 unit yang disiapkan untuk atlet pengguna kursi roda.

    Pelaksana Lapangan Para Village Inapgoc Ismail Maulana menambahkan akan ada 8.000 orang yang menghuni Para Village. Total unit yang disiapkan mencapai 3.500. Demi kenyamanan atlet, kata dia, panitia bisa melakukan modifikasi atau jumlah keterisian kamar. Sementara untuk ornamen dan pernak pernik Asian Para Games serta petunjuk arah, Ismail menyatakan, mulai dipasang dalam dua hari ini. "Tanggal 29 September kamar sudah bisa diisi dan kontingen akan datang pada 2 Oktober," kata Ismail.

    Asian Para Games dijadwalkan berlangsung pada 6-13 Oktober di Jakarta. Sebanyak 43 negara Asia akan bertanding di 18 cabang olahraga. Pembukaan acara akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno sementara penutupan digelar di Stadion Madya, Jakarta.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.