Selasa, 11 Desember 2018

Klasemen Medali Asian Para Games: Cina Perkasa, Indonesia Kelima

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Indonesia Suparniyati mengambil ancang-ancang saat berlaga pada babak final para atletik nomor tolak peluru F20 putri Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Senin 8 Oktober 2018. Suparniyati berhasil meraih medali emas kedua bagi Indonesia dalam Asian Para Games 2018. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    Atlet Indonesia Suparniyati mengambil ancang-ancang saat berlaga pada babak final para atletik nomor tolak peluru F20 putri Asian Para Games 2018 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Senin 8 Oktober 2018. Suparniyati berhasil meraih medali emas kedua bagi Indonesia dalam Asian Para Games 2018. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontingen Indonesia untuk sementara menduduki peringkat ke-5 pengumpul medali Asian Para Games 2018. Indonesia meraih 3 emas, 4 emas, 5 perunggu.

    Emas Indonesia didapatkan dari para bulu tangkis beregu putra, para atletik nomor tolak peluru putri F20 atas nama Suparniyati, dan para atletik lompat jauh putri F20 atas nama Rica Oktavia.

    Baca:  Asian Para Games: Indonesia Raih Emas Kedua dari Suparniyati

    Kode F20 merupakan klasifikasi untuk atlet para atletik kategori lapangan dengan intellectual impairmen, atau kendala intelektual. Cina kokoh memimpin daftar perolehan medali Asian Para Games 2018, dengan raihan 19 emas, 6 perak, 8 perunggu. Cina disusul Jepang dengan 5 emas, 6 emas, 11 perunggu, serta Korea Selatan dengan raihan 5 emas, 4 emas, 6 perunggu.

    Berikut adalah daftar perolehan medali sementara Asian Para Games 2018.

    1. Cina       : 19 – 6 – 8
    2. Jepang : 5 – 6 – 11
    3. Korsel : 5 – 4 – 6
    4. Uzbekistan: 4 – 2 – 0
    5. Indonesia: 3 – 4 - 5
    6. Iran : 3 – 1 – 6
    7. Hong Kong: 3 – 1 – 4
    8. India : 1 – 3 – 5
    9. Sri Lanka : 1 -3 – 3
    10. Filipina : 1 – 2 -2

    ASIAN PARA GAMES


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.