Minggu, 27 Mei 2018

Asian Games 2018: Velodrom Rawamangun Belum Selesai Digarap

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menggarap pembangunan arena balap sepeda atau velodrome di Rawamangun, Jakarta, 3 April 2018. Pembangunan salah satu arena Asian Games 2018 itu dijadwalkan rampung pada Mei 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Pekerja menggarap pembangunan arena balap sepeda atau velodrome di Rawamangun, Jakarta, 3 April 2018. Pembangunan salah satu arena Asian Games 2018 itu dijadwalkan rampung pada Mei 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan velodrom di Rawamangun, Jakarta Timur terus dikebut. Lokasi nomor pertandingan balap sepeda di Asian Games 2018 itu telah memasuki tahap pemasangan trek balap.

    Dari tinjauan Tempo pada Selasa, 3 April 2018, kawasan velodrom masih nampak berantakan karena masih dalam tahap pembangunan. Meski begitu, pihak pengelola mengatakan pembangunan gedung utama sudah hampir selesai. Mereka pun optimistis proyek ini dapat selesai pada awal Mei 2018. 

    "Sampai saat ini progres pekerjaan kami masih plus, deviasi. Kalau dari target awal Juni, kemudian kami diperintahkan dipercepat di April, itu masih bisa. Kita melakukan akselerasi. Jadi saat ini masih deviasi delapan persen," ujar Project Director Velodrom, Iwan Takwin, saat ditemui di lokasi.

    Baca: Asian Games 2018: Target 10 Besar, Ini Cabang Andalan Indonesia

    Saat ini, fokus pekerjaan adalah pemasang trek balap di dalam gedung velodrom. Trek balap sepanjang 250 meter sedang dalam tahap pemasangan kayu. Tahap ini disebut Iwan menjadi pembangunan paling krusial, karena harus menyesuaikan standar internasional dari Federasi Sepeda Dunia (UCI).

    Tim khusus dari Jerman pun didatangkan langsung untuk memasang kayu tersebut. Menurut Iwan, tim yang beranggotakan 18 orang itu telah mulai bekerja sejak 2 minggu lalu. Pemasangan trek ini pun ditargetkan selesai di akhir April 2018 ini.

    Ia mengatakan terus berkoordinasi dengan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI). Dari hasil komunikasi itu, ia mengatakan tak akan ada uji coba turnamen yang akan digelar di velodrom sebelum Asian Games 2018. Meski begitu, PB ISSI telah meminta agar velodrom dapat segera digunakan oleh atlet pelatnas balap sepeda.

    Iwan pun optimistis velodrom ini dapat segera digunakan untuk Asian Games 2018. "Inshaallah mungkin awal Mei kita bisa coba. Jadi Timnas kita sudah bisa mencoba di awal Mei," kata Iwan.

    EGI ADYATAMA 


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.