Wapres JK: Asian Games 2018 Masih Butuh Banyak Sponsor

Reporter

Vindry Florentin

Editor

Nurdin Saleh

Jumat, 6 Juli 2018 16:26 WIB

Aksi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjajal sepeda BMX saat meninjau arena Asian Games 2018 cabang olahraga BMX di Pulomas, Jakarta Timur, Jumat, 29 Juni 2018. JK terlihat kagok saat menaiki sepeda BMX yang berukuran rendah. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan penyelenggaraan Asian Games 2018 membutuhkan banyak sponsor. Pemerintah tak bisa bekerja sendiri mengandalkan APBN.

Wapres JK mengajak berbagai perusahaan untuk ikut terlibat mendukung acara olahraga ini. Dukungan yang diberikan, kata dia, akan mendapat timbal balik yang besar pula.

"Nanti juga perusahaan sponsor itu menjadi terkenal dan dilihat oleh empat miliar orang di Asian Games ini. Sehingga apa yang anda sumbangkan itu bukan hanya dipakai INASGOC, tapi akan mendapat dukungan dari penonton seluruh dunia, khususnya Asia," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018.

JK mengatakan sponsor Asian Games yang sudah membantu hingga saat ini sangat membantu memperkecil beban pemerintah. Biaya gelaran akbar ini awalnya mencapai Rp 8 triliun. Pemerintah mencoba menekan hingga angkanya hanya Rp 5 triliun. Dengan bantuan sponsor, anggaran Asian Games kini mencapai Rp 6 triliun.

Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan saat ini sudah ada 43 mitra sponsor sejak persiapan acara ini. Bantuan yang diterima tak hanya dana tunai tapi juga non tunai atau 'value in kind' (VIK). Bentuk sponsor VIK yang kini nilainya mencapai Rp 869 miliar itu antara lain penyediaan jaringan WiFi, tiket bis Transjakarta dan asuransi.

Advertising
Advertising

Hari ini, INASGOC kembali mendapat bantuan dari 22 perusahaan swasta dan BUMN. Dengan bergabungnya mereka, total sponsor yang terkumpul sudah mencapai Rp 780 miliar. "Jumlahnya 160 persen melebihi target kami," kata Erick. Awalnya dia hanya menargetkan sponsor sebesar Rp 300 miliar.

Dari 22 mitra sponsor yang hari ini meneken perjanjian, tiga di antaranya merupakan sponsor resmi. Mereka adalah Mastercard, Tanoto Foundation, dan Aice.

Sponsor lain berperan sebagai mitra pendukung. Mereka adalah PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, Bank Tabungan Negara, Perusahaan Gas Negara, Asuransi Jiwasraya, PT Transportasi Jakarta, Martha Tilaar, PT Coca Cola Distribution Indonesia dan Combiphar.

Jusuf Kalla mengapresiasi kemauan para sponsor mendukung acara Asian Games. "Saya ingin menyampaikan terima kasih karena tanpa kalian semua Asian Games ini tidak akan berjalan lancar, mengingat ini pertarungan prestasi dan prestige," katanya.

VINDRY FLORENTIN

Berita terkait

Jusuf Kalla Sebut Akar Konflik di Papua karena Salah Paham

10 hari lalu

Jusuf Kalla Sebut Akar Konflik di Papua karena Salah Paham

Menurut Jusuf Kalla, pandangan masyarakat Papua seakan-akan Indonesia merampok Papua, mengambil kekayaan alamnya.

Baca Selengkapnya

Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

11 hari lalu

Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan ke polisi atas ceramahnya yang dianggap menghina sejumlah ibadah umat Islam.

Baca Selengkapnya

Digagas JK pada 2016, Ini Beda Rencana Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Indonesia-Cina

13 hari lalu

Digagas JK pada 2016, Ini Beda Rencana Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Indonesia-Cina

Presiden Jokowi mendiskusikan rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan Menlu Cina, pernah akan dibangun pada 2018.

Baca Selengkapnya

Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

14 hari lalu

Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

"Saya tidak ada niat, saya mencintai umat Muslim. Saya minta maaf," kata Gilbert Lumoindong

Baca Selengkapnya

Jusuf Kalla Gelar Open House, Ada Anies Baswedan Hingga Figur Koalisi Perubahan yang Gantian Bertandang

25 hari lalu

Jusuf Kalla Gelar Open House, Ada Anies Baswedan Hingga Figur Koalisi Perubahan yang Gantian Bertandang

Open house yang diadakan oleh JK dihadiri oleh Anies Baswedan, Hamdan Zoelva, hingga Tom Lembong selaku perwakilan koalisi perubahan.

Baca Selengkapnya

Rekonsiliasi Nasional, Jusuf Kalla Minta Hormati Proses di MK

25 hari lalu

Rekonsiliasi Nasional, Jusuf Kalla Minta Hormati Proses di MK

Jusuf Kalla menilai positif kunjungan Roeslan Roeslani ke rumah Megawati Soekarnoputri. Soal rekonsiliasi nasional, ia menilai ada banyak waktu lain.

Baca Selengkapnya

Anies Baswedan Silaturahmi ke Rumah Jusuf Kalla: Banyak Foto-Foto

25 hari lalu

Anies Baswedan Silaturahmi ke Rumah Jusuf Kalla: Banyak Foto-Foto

Anies Baswedan bersamuh dengan Jusuf Kalla pada hari pertama Lebaran. Mengaku tak bicara soal politik.

Baca Selengkapnya

Usai Salat Id di Masjid Al Azhar, JK Terima Kunjungan Tokoh di Rumahnya Besok

26 hari lalu

Usai Salat Id di Masjid Al Azhar, JK Terima Kunjungan Tokoh di Rumahnya Besok

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) akan merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H atau 2024 M di Jakarta. Rencananya, JK juga akan menerima kunjungan para kolega di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Baca Selengkapnya

Lebaran, Anies Baswedan Gelar Open House di Rumahnya hingga Sowan ke JK

26 hari lalu

Lebaran, Anies Baswedan Gelar Open House di Rumahnya hingga Sowan ke JK

Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, bakal merayakan lebaran tahun ini di Jakarta. Rencananya, Anies akan salat id di masjid dekat rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Setelah itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh partai politik pengusungnya dan para politikus senior.

Baca Selengkapnya

Arti 9 Pilar di Gedung MK, Begini Sejarah Pembangunannya 17 Tahun Lalu

43 hari lalu

Arti 9 Pilar di Gedung MK, Begini Sejarah Pembangunannya 17 Tahun Lalu

Di depan Gedung MK terdapat 9 pilar besar, apa artinya? Ini riwayat pembangunannya di Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

Baca Selengkapnya